Teknik Analisis Data Kuantitatif Menggunakan Spss

Teknik Analisis Data Kuantitatif Menggunakan Spss – Bab 1 4 Analisis Data A. Pengujian Hipotesis Sebelum memaparkan analisis data secara komputasi menggunakan program SPSS, hipotesis penelitian yang terkenal adalah sebagai berikut: Ho = Variety show Running Man tidak mempengaruhi konsumsi media remaja. Ha = Variety show lari mempengaruhi Orang Y, yaitu: Konsumsi Media Remaja. Berikut Variabel Kuesioner X dan Variabel Tabel 4.1 Hasil Pengolahan Statistik Data Kuesioner Jenis Konsumsi Media

2 Setelah diperoleh jumlah variabel bebas dan variabel terikat, lakukan analisis data. Program multivariat ini dilakukan untuk menguji hipotesis tentang pengaruh The Running Man terhadap konsumsi media remaja. 1. Uji Validitas, Uji Reliabilitas, dan Uji Normalitas Data Uji Hipotesis Apabila instrumen pengukuran yang digunakan untuk mengumpulkan data tidak valid dan tidak reliabel, maka tidak dapat ditarik kesimpulan yang valid. Apakah setiap item benar-benar mengungkapkan faktor yang diukurnya. Cari tahu seberapa jauh instrumen itu

Teknik Analisis Data Kuantitatif Menggunakan Spss

3 83 studi reliabel dan kemudian setiap tes, yaitu validitas, reliabilitas dan normalitas data dilakukan. Satu. Uji Validitas Uji validitas dan reliabilitas ini didasarkan pada rumus r-tabel dengan tingkat signifikansi 0,05 atau 5% dan sampel sebanyak 30 responden. Adapun r tabel untuk penelitian ini diperoleh sebagai berikut. Rumus r bentuk: n-2 = 30-2 = 28 maka hasil r bentuk: r bentuk = 0, 374 Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui kebenaran pertanyaan dalam angket. Pengujian ini dilakukan dengan menggunakan Teknik Korelasi Umum Proyek Koreksi. Hitungan r berarti jenis pertanyaan tabel dinyatakan valid, dan sebaliknya jika hitungan r berarti tabel pertanyaan tidak valid. Tes SPSS untuk Windows 19 ini dapat dilihat pada kolom korelasi item-total terkoreksi, yaitu nilai r hitung untuk setiap soal. Jika angka r lebih tinggi dari tabel r, itu berarti valid. 1 Jika r adalah 0, 374, maka pernyataan tersebut valid, jika r adalah 0, 374, maka pernyataan ini tidak valid. 1 Imam Ghozali, Aplikasi Analisis Multivariat dalam SPSS, edisi ke-2, (Semarang: Diponegoro University Press, 2001), 45.

Materi Inisiasi 6. Analisis Data

4 84 1) Uji Validitas Variabel Sort Runner (X) 4.2 Tabel 4.2 Hasil Uji Validitas Variabel Sort Run Person Type Modified Item-Total Correlation r Tabel Keterangan 1 0, 423 0, 374 Valid 2 0, 582 0, 374 Valid. 3 0, 526 0, 374 sks 4 0, 672 0, 374 sks 5 0, 534 0, 374 sks 6 0, 561 0, 374 sks 7 0, 699 0, 374 sks 8 0, 768 0, 374 sks 9 0 . Setiap kategori query r lebih besar dari tabel, dan kategori di atas dinyatakan valid. 2) Uji Variabilitas Konsumsi Media (Y) Tabel 4.3 Hasil Uji Variabilitas Konsumsi Media Butir Jenis Koreksi-Total Korelasi r Tabel Deskripsi 1 0, 488 0, 374 Valid 2 0, 687 0, 374 Valid 3 0, 737 0, 374 Valid 4 0,573 0,374 SKS Sumber: Pemrosesan SPSS

Berdasarkan hasil uji validitas Y di atas, terlihat bahwa nilai korelasi item-total terkoreksi setiap item pertanyaan menunjukkan angka yang lebih besar dari r tabel, maka item di atas dinyatakan valid. b. Pengujian Reliabilitas Pengujian reliabilitas adalah penentuan konsistensi pengukuran suatu variabel. Derajat ketelitian, kecermatan, atau kecermatan suatu alat uji yang andal. Alat yang terpercaya atau dapat diandalkan juga menghasilkan data yang dapat diandalkan. Suatu konstruk atau variabel dikatakan reliabel jika memiliki nilai cronbach’s alpha sebesar 0,60. Tabel 4.4 Sumber hasil uji reliabilitas: Hasil Pengolahan SPSS pada Windows 19 Tabel di atas menunjukkan uji reliabilitas variabel penelitian. Diketahui nilai Cronbach Alpha masing-masing variabel lebih besar dari 0,60. Semua variabel dapat diandalkan. C. Cronbach Alpha Variabel Uji Normalitas Data Deskripsi Berbagai Orang Lari 0, 863 Reliabilitas Media Konsumsi 0, 669 Reliabilitas Data Uji Normalitas biasa digunakan untuk melihat normalitas data. Normalitas data itu penting

Data dianggap mewakili populasi jika terdistribusi normal. Gambar 4.1 Grafik P-Plot Seperti terlihat pada gambar di atas, titik-titik tersebar sepanjang garis lurus dan diagonal, sehingga residual dalam model regresi berdistribusi normal. 2. Regresi Linier Sederhana Analisis regresi linier sederhana adalah analisis yang mengukur besarnya pengaruh variabel independen dan variabel dependen dan menggunakan prediktor variabel dependen.

7 87 variabel bebas. 2 Hubungan antara variabel Y dan variabel X dapat bersifat linier atau nonlinier. Tabel 4.5 Hasil Uji Regresi Linier Sederhana Model Rangkuman Model R R Square Adjusted R Square Measure. Estimasi kesalahan 1319a, 102.070 229903a. Prediktor: (Konstanta), Runner (X) R = 0,319 diuji terhadap tabel korelasi dan menemukan koefisien presisi 0,102. Ada hubungan antara variabel. R kuadrat = 0, 102 x 100% = 10, 2% R kuadrat adalah 0, 102. Artinya, 10% pengaruh orang (X) terhadap konsumsi media (Y) yang mewakili tipe variabel adalah 10%, dan selebihnya merupakan pengaruh dari variabel lain di luar penelitian ini Tabel 4.6 Hasil uji-t untuk koefisien tidak standar dan koefisien standar untuk model B. Kesalahan Beta t Sig. 1 (tetap) -1, 057 5, 208 -, 203, 841 Running Man (X), 188, 106, 319 1, 783, 085 a. Sebagai berikut: Y = a + bx 2 Duwi Priyatno, Analisis Data Pembelajaran Cepat dengan SPSS 20, (Yogyakarta: Andi Offset, 2012), hlm. 117.

Analisis Bivariat: Pengertian Hingga Contoh Lengkap

8 88 Y = -1,, 188X Hasil persamaan regresi linier sederhana adalah -1, 188X. Koefisien regresi 0,188 menunjukkan bahwa setiap penambahan (+ tanda) meningkatkan konsumsi media. Dengan demikian tanda + menunjukkan arah hubungan yang searah, dimana kenaikan atau penurunan variabel bebas (X) menyebabkan kenaikan/penurunan variabel terikat (Y). Uji-T Uji-t ini digunakan untuk mengetahui apakah variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat. Uji menggunakan 3 taraf signifikansi 0, 05, dan 2 sisi. Dari data di atas, hipotesis dapat diuji dengan membandingkan nilai t hitung dengan t tabel: Jika t hitung > t tabel, tolak Ho. b. Ho diterima jika t angka < t tabel. Cari nilai t-tabel dan hitung validitas df = n-2, yaitu 30-2 = 28, dengan taraf signifikansi 0,05 atau 5%. Data 3 ditto, 125 sebagai nilai t hitung adalah 1783 0,05.

9 89 tidak ada artinya. Dengan demikian, perhitungan Ha tidak diterima karena angka t lebih kecil dari t tabel. Acara varietas The Running Man memiliki pengaruh yang sederhana namun tidak signifikan terhadap konsumsi media remaja. B. Pembahasan Hasil Penelitian Penelitian ini menggunakan aplikasi SPSS for Windows 19, dan dari penelitian diatas kita dapat melihat seberapa besar pengaruh proyek Running Man terhadap konsumsi media. Kuesioner diberikan kepada pemirsa yang menonton The Running Man untuk mengetahui bagaimana The Running Man mempengaruhi konsumsi media mereka melalui berbagai program. Dari hasil analisis data dapat diketahui bahwa hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel variety show “The Running Man” berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap konsumsi media remaja. Koefisien determinasi sebesar 0,319 yang berarti pengaruh variety show Running Man (X) terhadap konsumsi media sebesar 10,2%, dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Pada uji-t diperoleh nilai t hitung sebesar 1,783 dan diketahui tabel sebesar 2,048 dengan taraf signifikansi 0,05 atau 5% Hipotesis penelitian tidak diterima karena nilai t < nilai t tabel, sehingga variety show "The Running Man" memiliki pengaruh yang tidak signifikan tetapi signifikan terhadap konsumsi media

BAB 4 ANALISIS PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN ANAK KEDUNGWUNI PEKALONGAN DI DESA PRIMITIF A. ANALISIS HASIL DAN KEANDALAN BAB INI

Bab empat adalah analisis data. Sudah di Bab 1. Catatan Penulis: Korespondensi dengan IAIN Sunan Ampel Surabaya.

Buku Metodologi Penelitian Skripsi Dengan Aplikasi Spss

Bab 83 Analisis Data A. Pengujian Hipotesis Sebelum memaparkan analisis data dalam bentuk komputasi menggunakan program SPSS, penulis mengajukan hipotesis.

Bab 4 Analisis dan Pembahasan 4.1 Profil Responden Untuk memperoleh data penelitian ini, penulis menyebarkan kuesioner kepada 60 responden. Jumlah responden dihitung dengan menggunakan rumus

Bab 4 Pengujian 4.3 Pengujian Validitas dan Reliabilitas 4.3. Pengujian kredit adalah suatu metode untuk mengukur efektivitas atau efisiensi suatu instrumen pengujian kredit. Gunakan pengujian kredit

Bab 4 Temuan dan Pembahasan A. Temuan 1. Uji Validitas dan Reliabilitas a. Untuk menguji validitas dan reliabilitas instrumen uji validitas, penulis menggunakan analisis SPSS. uji

Pdf) Analisis Statistik Deskriptif Nilai Uas Ekonomitrika Mahasiswa Dengan Program Spss 23 & Eviews 8.1

Bab 4 Analisis Hasil

Buku teknik analisis data kuantitatif, teknik analisis data kuantitatif, rumus teknik analisis data kuantitatif, teknik analisis data spss, teknik analisis data penelitian kuantitatif, contoh teknik analisis data kuantitatif, teknik analisis data kuantitatif pdf, teknik analisis data deskriptif kuantitatif, analisis data kuantitatif dengan spss, teknik analisis data menggunakan spss, jenis teknik analisis data kuantitatif, cara analisis data kuantitatif menggunakan spss