Tarian Daerah 34 Provinsi Di Indonesia

Tarian Daerah 34 Provinsi Di Indonesia – Keindahan tarian daerah Indonesia sudah dikenal di seluruh dunia. Sebagai salah satu tarian daerah Aceh, Tari Saman mendapatkan predikat “The Best Performance” pada “The Internationaly Fork Festival” tahun 2013.

Setiap seni tari Indonesia memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri dibandingkan dengan seni lainnya. Dengan banyaknya tarian tradisional yang tersebar di seluruh nusantara, di bawah Pesona Indonesia disajikan informasi lengkap tentang tarian 34 provinsi di Indonesia dengan foto lengkap.

Tarian Daerah 34 Provinsi Di Indonesia

Meskipun setiap provinsi di Indonesia memiliki banyak kesenian, ada beberapa kesenian yang sangat terkenal di Indonesia maupun di luar negeri. Keingintahuan? Mari kita lihat berbagai tarian daerah di bawah ini.

Tarian Adat Daerah Dari 34 Provinsi Di Indonesia Terlengkap!

Tari Saman berasal dari Suku Gayo. Tari Saman sering ditampilkan untuk merayakan hari penting dalam tradisi masyarakat Aceh. Kesenian ini juga dipertunjukkan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Beberapa literatur menyebutkan bahwa kesenian ini diciptakan oleh Syekh Saman, seorang ulama dari Gayo di Aceh Tenggara. Tarian yang sama dilakukan oleh sekelompok penari dengan jumlah penari yang tidak biasa dan para penari tersebut duduk.

Kesenian ini ditetapkan oleh UNESCO sebagai “Daftar Perwakilan Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan” pada tahun 2011.

Tari Kecak merupakan kesenian yang bersumber dari cerita dan Ramayana. Hanuman bercerita tentang tentara monyet. Kesenian ini disebut tari Sanghyang yang dipentaskan dalam upacara-upacara keagamaan.

Poster Pakaian Adat Indonesia 34 Propinsi

Kesenian ini ditarikan oleh sekitar 70 penari membentuk lingkaran. Keunikan dari tari kecak ini terletak pada penarinya yang terbakar api namun tetap tidak terluka dan tidak terluka. Para penari diyakini dalam keadaan kesurupan.

Dalam tarian daerah ini, para penari menggunakan sesuatu yang terlihat seperti wadah yang penuh dengan isian sebagai tanda penghormatan terhadap tamu yang datang. Gerakan para penari terlihat bergerak ke kiri dan ke kanan dengan iringan musik tradisional Gambus khas Belitung.

Tari Andun ini digunakan sebagai tarian tradisional Indonesia untuk menyambut tamu terhormat. Kesenian ini diiringi oleh musik tradisional yaitu Kolintang dan Redap. Pakaian yang dikenakan biasanya berupa gaun atau jaket biasa yang sesuai dengan fungsinya di acara-acara rutin.

Awalnya, tarian daerah ini dibawakan oleh 3 orang penari wanita. Namun saat ini, tarian ini dapat dibawakan oleh 5-7 penari wanita dan beberapa pria memainkan alat musik. Pakaian yang digunakan biasanya kebaya yang mengkilat dan mengkilat saat dinyalakan.

Jual Poster Adat Tradisional 34 Provinsi Indonesia

Nantinya, penari wanita boleh mengajak mempelai pria atau tamu undangan untuk menari bersama, ditandai dengan melilitkan sapu tangan di leher orang tersebut.

Tarian Kuning dalam Betawi merupakan tarian sekitar Betawi yang sering dibawakan dalam beberapa acara. Kesenian ini merupakan pengembangan dari Tari Cokek.

Biasanya Sirih Kuning ditampilkan bersama pengantin Betawi saat kerabat memasuki proses pemberian Sirih Berani kepada pengantin wanita.

Tarian tradisional Indonesia ini diambil dari tradisi masyarakat Gorontalo pada saat upacara adat pernikahan pada malam pertunangan. Kesenian ini biasanya dibawakan oleh penari pria dan wanita yang mengenakan selendang.

Tarian Daerah 34 Provinsi

Kesenian ini sering digunakan sebagai bagian dari upacara pernikahan adat. Selain itu juga dapat dilihat pada acara resepsi, pertunjukan seni dan festival budaya.

Nama tari daerah ini pertama kali diperkenalkan oleh M. Ceylon, seorang koreografer senior kelahiran Padang Sidempuan (1940) yang bekerja di Dinas Kebudayaan Provinsi Jambi pada tahun 1970-an.

Kesenian ini diperkenalkan untuk mempererat hubungan sosial antar generasi muda. Semua gerakan mewakili kesatuan sebagai simbol kehidupan sehari-hari.

Jenis seni ini memiliki kreasi baru yang mewakili kehidupan burung merak. Gerakannya diambil dari sifat burung merak.

Nama Suku Tarian Lagu Daerah Senjata Rumah & Pakaian Adat Indonesia

Seni tari merak dari daerah-daerah di Indonesia merupakan jenis tari modern (kontemporer) yang dibawa ke dunia oleh seniman Sunda Raden Tjetjep Soemantri.

Adegan tari Bambangan Cakil diadaptasi dari adegan perang kembang, yang menceritakan tentang tarian tradisional klasik Jawa Tengah. Kesenian ini bercerita tentang pertempuran antara kebaikan dan kejahatan.

Tarian reog di Ponorogo adalah tempat lahirnya Reog yang sebenarnya. Gerbang kota Ponorogo dihiasi dengan tokoh warok dan gembla, kedua gambar ini juga ditampilkan dalam pertunjukan reog.

Sebelumnya, tarian ini dibawakan oleh seorang abdi dalem pada masa Bhre Kertabumi pada abad ke-15. Pada abad tersebut, Ki Ageng Kutu. Dia memberontak karena marah terhadap pemerintahan raja yang korup.

Tari Daerah Di Indonesia Dan Asalnya, Siswa Perlu Tahu

Tarian ini merupakan salah satu kesenian suku Dayak yang menggunakan pedang sebagai bagian dari tariannya. Tarian ini dibawakan pada saat acara adat Dayak seperti Gawai Dayak (festival panen padi) yang merupakan salah satu hiburannya.

Dahulu, tarian Indonesia ini dilakukan di biara-biara prajurit atau ksatria perang sebagai motivasi dan untuk membangun jiwa pedang sebelum melakukan ekspedisi Mangayau. Ini dilakukan untuk memperkuat iman para ksatria.

Tarian ini berasal dari daerah Kalimantan Selatan dan menggunakan bunga sebagai aksesoris dan properti. Tarian klasik ini berperan sebagai seni penyambutan tamu.

Kesenian ini biasanya dibawakan oleh penari wanita sebagai penari tunggal atau berkelompok, dengan syarat jumlah penari harus unik.

Tari Tradisional Indonesia Yang Populer Di 34 Provinsi

Tarian ini berfungsi sebagai permintaan kepada Ranying Hatala Langit (Tuhan) untuk kesembuhan orang sakit. Kesenian ini biasanya dilakukan oleh para dukun wanita.

Tari Kancet Papatai merupakan tarian perang suku Dayak Kenyah. Karena popularitasnya, seni ini mewakili tarian perang Kalimantan Timur. Kesenian Daya bercerita tentang seorang pahlawan dalam menghadapi musuh-musuhnya.

Berasal dari daerah Baram, Sarawak, Kalimantan Utara atau suku Dayak Kenyah, tarian Indonesia ini menggambarkan kelembutan seorang gadis seperti sebutir beras yang ditekuk lembut oleh angin.

Kesenian ini dibuat oleh seorang wanita yang mengenakan pakaian adat Dayak Kenyah dan memegang bulu ekor rangkong di kedua tangannya. Kesenian ini ditarikan dengan gong. Oleh karena itu sering disebut tari Gong.

Tarian Daerah 34 Provinsi Beserta Gambar Dan Penjelasannya

Tari cangget merupakan tarian pertama di Lampung. Tari cangget pada awalnya ditampilkan untuk kegiatan tradisional Gawi seperti panen, upacara membangun rumah atau untuk mendukung orang yang bepergian.

Namun seiring dengan perkembangan zaman, kesenian ini sering digunakan dalam upacara pernikahan, dimana pembagian gelar adat atau kuda poni.

Tari Cakalele adalah tarian Maluku yang digunakan untuk menyambut tamu atau sebagai bagian dari perayaan adat. Kesenian ini telah menjadi tradisi dan dilakukan setiap tahun untuk mengatur suasana kota yang meriah.

Secara harfiah, Cakalel berarti setan atau roh yang marah. Bahkan dalam praktiknya, tidak jarang arwah para leluhur masuk ke dalam penari kesenian ini.

Nama Nama Tarian Daerah Beserta Asalnya

Tari Nahar Ilaa merupakan tarian Maluku Utara sebagai ikatan silaturahim (panas pela) pada saat penyambutan pembangunan desa. Tarian ini digunakan untuk kegiatan rutin dan penyambutan tamu. Pakaian yang digunakan kebanyakan adalah pakaian adat.

Secara historis, kesenian Gandurng Banyuwangi menyebar ke Bali kemudian ke Lombok. Dulu, Bali dan Lombok Barat (Karangasem) adalah tempat budaya.

Tarian ini digunakan dalam berbagai kegiatan di daerah tersebut. Bisa juga dilakukan pada acara pernikahan, adat atau keagamaan dan kegiatan ritual yang dilakukan oleh orang yang berbeda.

Tarian tradisional ini menceritakan tentang seorang suami yang istrinya meninggal, yang menjadi korban angi-angi (jejadian). Dalam kepercayaan masyarakat Papua Barat, Suanggi adalah roh jahat (kapes) karena ia tidak ditebus dan tidak menerima kedamaian dalam hidupnya.

Daftar Nama Tarian Dan Propertinya

Roh ini biasanya masuk ke tubuh wanita. Wanita yang meninggal saat melahirkan dikhawatirkan menjadi kapes fane.

Tarian penyambutan dari daerah Papua ini biasanya dibawakan oleh para penari pria dan wanita untuk menyambut para pejabat atau tamu penting yang hadir.

Kesenian ini dimaknai sebagai ungkapan rasa hormat dan tanda bahwa pengunjung diterima dengan baik oleh masyarakat disana.

Selain itu, tarian tradisional ini juga dimaknai sebagai ungkapan rasa syukur dan kegembiraan masyarakat saat menyambut tamu. Hal ini terlihat dari gerak dan ekspresi para penari yang menari dengan gembira dan gembira.

Nama Pakaian Adat Di Indonesia 34 Provinsi

Tari Tandak dikenal sebagai tarian pergaulan favorit masyarakat Riau. Tarian tempat ini menggabungkan tari dan sastra. Ciri khas kesenian ini terletak pada saling pantun antara kelompok laki-laki dan perempuan.

Sajak adalah tentang bumi atau kehidupan sehari-hari. Tarian daerah ini dibawakan oleh pria dan wanita pada malam hari.

Tarian ini biasanya dibawakan oleh penari wanita yang memiliki gerakan-gerakan indah dan menggunakan kipas sebagai penyangga tariannya. Bentuk kesenian ini merupakan salah satu tarian tradisional daerah yang ditampilkan dalam acara resepsi, pentas seni dan festival budaya.

Kesenian ini juga dimaknai sebagai ungkapan rasa syukur dan suka cita atas kedatangan pengunjung. Hal ini terlihat dari senyum dan ekspresi para penari saat menari.

Nama Tarian Daerah 34 Provinsi Beserta Gambarnya

Tari Kipas Pakarena merupakan ekspresi seni masyarakat Gowa yang sering diselenggarakan untuk mempromosikan pariwisata di Sulawesi Selatan. Dalam bahasa setempat, “pacarena” berasal dari kata yang berarti “permainan”.

Menurut mitos, tarian tradisional Indonesia ini berasal dari kisah pemisahan penghuni boting langu (tanah surgawi) dan bingo (bumi) pada zaman dahulu.

Sebelum pembagian, boting langi sempat hidup, bercocok tanam, beternak dan mengajari warga tentang lenan melalui gerakan tubuh dan kaki. Sejak peristiwa itu, warga lino menjadikannya sebuah seni untuk mengungkapkan rasa terima kasih mereka atas karya boting.

Dulu, Tari Lumense ditampilkan dalam ritual pe-olia, yaitu ritual untuk memuja roh yang disebut kowonuano (penguasa/pemilik tanah), menyajikan berbagai jenis makanan. Ritual ini dimaksudkan agar Kowonuano siap mencegah segala macam bencana.

Tarian Papua Beserta Asal Daerahnya

Tari Lumense memiliki arti yang diambil dari bahasa setempat, yaitu dari kata lume yang berarti terbang dan mense yang berarti tinggi. Jadi, secara umum, nama tarian ini berarti terbang.

Tarian daerah ini merupakan seni penyambutan adat di Sulawesi Tenggara. Dari Wakatobi, tarian daerah ini menunjukkan keceriaan masyarakat nelayan Binong dan Buto untuk menerjang ombak demi menafkahi keluarganya.

Tarian Poco-poco dimulai di sebuah pesta yang dihadiri oleh Arie Sapulette, sekali lagi sang pendiri. Saat itu ada seorang wanita dari Papua yang menari Yospa dan Wayase.

Arie terkesan dengan gerakan dan kelincahan penari, kemudian secara spontan mengaransemen lirik lagu mengikuti hentakan gendang.

Sausan Net: Tabel Daftar Tari Tradisional 34 Provinsi Indonesia

Tarian adat 34 provinsi di indonesia, nama tarian daerah 34 provinsi, tarian tradisional 34 provinsi, tarian nusantara 34 provinsi, gambar tarian 34 provinsi, tarian adat 34 provinsi, tarian 34 provinsi di indonesia, tarian 34 provinsi, tarian dari 34 provinsi di indonesia, gambar tarian daerah 34 provinsi, tarian daerah 34 provinsi, nama tarian 34 provinsi di indonesia