Pengertian Taman Vertikal: Membuat Hijau di Dinding Anda

Hallo teman-teman! Apa kabar? Sudah pernah dengar tentang vertikal garden atau taman vertikal? Jika belum, yuk mari kita bahas bersama-sama. Vertikal garden adalah sebuah cara untuk menanam tumbuhan vertikal atau ke atas. Jadi, taman vertikal ini bisa ditanam di dinding, pagar, bahkan di atap rumah. Selain menambahkan keindahan dan estetika di suatu tempat, vertikal garden juga bisa memberikan manfaat bagi lingkungan dan kesehatan kita. Yuk, simak penjelasannya lebih lanjut di artikel ini!

Vertical Garden atau yang dikenal sebagai Taman Vertikal, merupakan sebuah metode penanaman taman secara vertikal, atau lebih tepatnya, dinding tumbuhan hidup. Konsepnya berasal dari fenomena urbanisasi dan obstructed space yang mengakibatkan berkurangnya lahan terbuka untuk aktivitas hijau. Pengertian Vertical Garden dapat dijelaskan dalam 10 subheading berikut:

1. Asal Usul Vertical Garden

Vertical Garden awalnya berasal dari konsep Arsitektur yang berfokus pada pengembangan teknologi hijau. Konsep ini diawali oleh Patrick Blanc, seorang botanis asal Perancis yang menciptakan sistem penanaman taman pada dinding vertikal yang diperkenalkan pada tahun 1994. Tumbuhan dalam Vertical Garden ditanam dalam pot atau tabung yang tertancap dalam dinding dan dilengkapi dengan sistem irigasi yang mendukung pertumbuhan tumbuhan.

2. Apa saja Jenis Tumbuhan dalam Vertical Garden?

Vertical Garden tidak membatasi jenis tumbuhan yang dikembangkan. Ada beberapa jenis tumbuhan yang sangat cocok ditanam dalam Vertical Garden, seperti Pothos, Philodendron, Sansevieria, atau tumbuhan yang memiliki batang yang cukup kuat seperti lalang laut dan bambu.

3. Manfaat dari Vertical Garden?

Mendukung Varietas Tanaman, Meningkatkan Udara Bersih, Melawan Global Warming, Menyejukkan Lingkungan Sekitar, Memperindah Fasad Bangunan, Meningkatkan Kesehatan Mental.

4. Bagaimana Cara Merawat Vertical Garden?

Menjaga Kelembapan Tanah, Menjaga Kondisi Tanaman, Menjaga Pencahayaan yang Cukup, Memangkas Tanaman Secara Berkala, Membersihkan Sistem Irigasi Secara Berkala.

5. Apa Saja Jenis Teknik Vertical Garden?

Terdapat dua teknik Vertical Garden, yakni teknik soil-based dan hydroponic. Teknik soil-based menggunakan tanah untuk media tanam sementara hydroponic menggunakan air sebagai media tanam.

6. Bagaimana Cara Membuat Vertical Garden Sendiri?

Matikan air, Pasang kain sawut, Buatkan rangkaian pipa, Susun pot, Pasang pipa, Masukkan Tanah atau Cocopeat, Penanaman Tumbuhan dan terakhir adalah Perawatan.

7. Dari Segi Material, Apa Saja Bahan yang Dapat Digunakan dalam Vertical Garden?

Pot/ Tabung, sawit, Kain geotextile atau kain kelapa yang dapat dijadikan media tanam, Frame kayu ataupun besi, Kain penutup, Sistem Irigasi berserta aksesorisnya.

8. Apa Saja Keuntungan atau Manfaat Memiliki Vertical Garden?

Meningkatkan Keseimbangan Ekosistem, Mengurangi Efek Pemanasan Global, Memperbaiki Kualitas Udara, Menyediakan Ruang Terbuka, Menyediakan Tempat Bermain Anak, Menambahkan Estetika Bangunan, Meningkatkan Produktivitas Karyawan.

9. Di Mana Saja Vertical Garden Dapat Dipasang?

Pada bangunan pribadi dan publik, Instansi pemerintah, Perusahaan swasta, Garden Cafe, Institusi Pendidikan, Sport Center, Pusat perbelanjaan.

10. Siapa yang Bisa Memasang Vertical Garden?

Vendors yang berpengalaman dalam hal pemasangan Vertical Garden bisa menjadi pilihan terbaik untuk memasangkan Vertical Garden. Memasang Vertical Garden memerlukan keahlian dan pengalaman tertentu, dan akan lebih mudah dan aman bila dilakukan oleh pihak yang sudah berpengalaman dalam hal ini.

Dari beberapa penjelasan di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa Vertical Garden dapat memiliki banyak manfaat dan para pembaca harus memahami tentang jenis tumbuhan yang cocok digunakan dan juga cara merawat Vertical Garden. Selain itu, pengembangan Vertical Garden tak hanya diperuntukkan bagi bangunan pribadi, namun juga bisa diaplikasikan untuk area publik sehingga kedepan bisa menambah area hijau di perkotaan.

10 Keuntungan Menerapkan Vertical Garden

Vertical garden dapat memberikan banyak keuntungan bagi pemilik apartemen, rumah, bahkan gedung perkantoran. Berikut adalah sepuluh keuntungan yang bisa didapatkan dengan menerapkan vertical garden di tempat tinggal atau di perkantoran:

1. Mengurangi suhu lingkungan
Menerapkan vertical garden di dalam atau di luar gedung dapat membantu menurunkan suhu lingkungan. Daun tanaman dapat menyerap panas dan menjaga udara tetap sejuk.

2. Menyediakan makanan
Banyak jenis tanaman yang bisa dijadikan bahan pangan, termasuk sayur-sayuran, buah-buahan, dan rempah-rempah. Dengan menerapkan konsep vertical garden, kita bisa menanam tanaman pangan di dalam pot atau wadah dan memanen hasilnya langsung di rumah.

3. Meningkatkan kualitas udara
Vertical garden akan membantu menyaring udara dari polusi dan menghasilkan oksigen yang baik bagi kesehatan manusia. Tanaman dapat mengurangi kadar karbondioksida dan memberikan udara yang lebih segar.

4. Berdampak positif bagi kesehatan mental
Memiliki taman atau kebun mini di dalam rumah atau tempat kerja dapat membantu mengurangi stres, kecemasan, dan depresi. Udara dalam ruangan menjadi lebih segar, sehingga membuat kita lebih rileks dan tenang.

5. Menghemat tempat
Vertical garden dapat diterapkan di ruang sempit atau bahkan di balkon apartemen. Tanaman yang ditanam tidak harus memakan banyak ruang karena dapat dioptimalkan penggunaannya dengan ditanam secara vertikal.

6. Menambah nilai estetika bangunan
Vertical garden dapat menambah nilai estetika bangunan Anda, apalagi jika tanaman yang ditanam memiliki warna-warna yang menarik. Tembok atau dinding yang tadinya gersang akan menjadi lebih indah karena terdapat hijauan dan tanaman berwarna-warni.

7. Meredam suara bising
Tanaman yang ditanam pada vertical garden di dekat jendela atau tembok dapat membantu meredam suara bising dari luar. Ini akan sangat membantu penghuni gedung perkantoran yang berada di pusat kota dengan lalu lintas yang padat dan ramai.

8. Menghemat biaya
Dalam jangka panjang, vertical garden akan menghemat biaya karena kita tidak perlu membeli tanaman hias dalam jumlah besar untuk dipajang di rumah. Kita cukup membeli beberapa pot dan ditanam secara vertikal.

9. Mengurangi limbah
Dengan menanam tanaman di dalam rumah atau kantor, kita akan mengurangi sampah organik dan menghemat biaya pembuangan sampah di tempat pembuangan akhir.

10. Menarik fauna dan serangga yang bersahabat
Tanaman di vertical garden dapat menarik burung dan serangga yang bersahabat dan berperan penting dalam mendorong polinasi tanaman. Hal ini akan membuat lingkungan di sekitar kita menjadi lebih seimbang.

Tips Menanam Vertical Garden

Vertical garden atau taman vertikal memang menawarkan banyak keuntungan dibandingkan dengan taman horizontal pada umumnya. Tidak hanya memberikan keindahan pada ruangan, tapi juga menyediakan kebutuhan udara segar bagi penghuni rumah. Namun, menanam taman vertikal tidaklah mudah. Berikut ini beberapa tips untuk menanam taman vertikal yang baik dan benar.

1. Pilih Tanaman yang Cocok untuk Vertical Garden

Sebelum menanam, pastikan tanaman yang akan ditanam cocok untuk taman vertikal. Beberapa tanaman yang cocok seperti tanaman kaktus, sirih hutan, teratai mini, dan masih banyak lagi. Namun, tanaman yang dipilih harus sesuai dengan kondisi cahaya, suhu, dan ventilasi di ruangan.

2. Pilih Media Tanam yang Tepat

Media tanam pada taman vertikal harus memiliki kepadatan yang cukup, agar tanaman tidak mudah roboh. Beberapa media tanam yang cocok seperti sirih hutan, bibit Eceng Gondok, dakron, dan lain-lain.

3. Susun Tanaman Secara Stratifikasi

Agar taman vertikal lebih terlihat berwarna dan indah, susun tanaman secara stratifikasi. Tanaman yang berukuran kecil akan diletakan di bagian atas, sedangkan tanaman yang berukuran besar diletakan pada bagian bawah atau tengah.

4. Lakukan Irigasi dengan Baik dan Benar

Seperti tanaman pada umumnya, taman vertikal membutuhkan air yang cukup. Pastikan irigasi dilakukan dengan baik dan benar sesuai kebutuhan tanaman. Hindari dimensi air yang terlalu banyak atau terlalu sedikit.

5. Perhatikan Perlindungan terhadap Hama dan Penyakit

Hama dan penyakit bisa menyerang tanaman kapan saja termasuk pada taman vertikal. Perhatikan adanya serangan hama dan penyakit pada tanaman dan segera berikan perlindungan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.

Berikut adalah tabel yang menunjukkan beberapa jenis tanaman yang cocok untuk taman vertikal.

No Jenis Tanaman Kondisi Tumbuh
1. Kaktus Cahaya medium, kurang air
2. Sirih Hutan Cahaya rendah, basah
3. Teratai Mini Cahaya rendah, basah
4. Eceng Gondok Cahaya medium, tidak perlu media tanam

Demikianlah tips dalam menanam vertical garden. Dengan melakukan beberapa tips tersebut, diharapkan vertical garden menjadi semakin indah dan menghasilkan udara segar bagi penghuni rumah. Jangan lupa perhatikan kondisi tanaman secara berkala agar tumbuh dengan baik dan sehat.

Sampai Jumpa Lagi

Nah, itu dia pengertian vertical garden yang bisa kamu pelajari. Vertical garden memang menjadi tren yang semakin ngehits belakangan ini. Selain memberikan kesan estetik, vertical garden juga mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan dan lingkungan. Siapa tahu kamu terinspirasi untuk membuat vertical garden sendiri di rumah, ya! Terima kasih sudah membaca, semoga bermanfaat. Jangan lupa untuk mampir lagi ya di artikel-artikel berikutnya. Salam hijau!