Pengertian UMKM: Memahami Konsep, Kriteria, dan Jenisnya

Apa sih pengertian UMKM itu? UMKM adalah singkatan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, yang di dalamnya terdapat pelbagai jenis usaha dari yang kecil sampai sedang. Sekarang ini, UMKM terus berkembang pesat di Indonesia karena banyaknya peluang usaha yang tersedia. Selain itu, UMKM juga dianggap sebagai sektor penting yang mampu memberikan kontribusi besar bagi perekonomian Indonesia. Namun, masih banyak yang belum tahu apa itu UMKM dan bagaimana cara menjalankan bisnis di dalamnya. Oleh karena itu, kita perlu mengetahui lebih dalam tentang pengertian dan cara menjalankan UMKM agar bisa sukses dan berkembang.

Pengertian UMKM

UMKM atau Usaha Mikro Kecil dan Menengah merujuk pada bisnis yang dijalankan oleh orang atau kelompok dengan skala kecil atau pedesaan. Disamping itu, UMKM juga dikenal sebagai bisnis rumahan yang dikelola secara mandiri atau bekerja sama dengan beberapa orang.

Pemerintah telah memberikan lebih banyak atensi pada UMKM untuk mengeluarkan potensi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Karena itu, istilah UMKM sekarang digunakan sebagai pengganti istilah “Industri Kecil dan Menengah (IKM)”.

Di bawah ini adalah beberapa fakta menarik mengenai UMKM.

1. Pendiri UMKM

UMKM sering kali didirikan oleh individu atau kelompok kecil, seperti saudara atau teman. Kebanyakan dari mereka tidak memiliki akses ke modal atau pasar yang lebih besar.

2. Jumlah UMKM di Indonesia

Menurut data dari Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM), jumlah UMKM di Indonesia mencapai 63,2 juta pada tahun 2021. Ini menempatkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah UMKM terbesar di dunia.

3. Kategori UMKM

UMKM dibagi ke dalam tiga kategori berdasarkan ukuran bisnis, yaitu mikro, kecil, dan menengah. Mikro memiliki hingga lima karyawan atau pendapatan di bawah 300 juta rupiah per tahun. Kecil memiliki 6-49 karyawan atau pendapatan 300 juta hingga 2,5 miliar rupiah per tahun. Menengah memiliki 50-500 karyawan atau pendapatan di atas 2,5 miliar rupiah per tahun.

4. Kontribusi UMKM pada Ekonomi Indonesia

UMKM menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Pada tahun 2020, UMKM menyumbang sekitar 61 persen dari total PDB (Produk Domestik Bruto) Indonesia.

5. Peluang Bisnis di UMKM

UMKM sangat berpotensi bagi pelaku bisnis untuk mendapatkan keuntungan. Seiring dengan maraknya kemajuan teknologi, pelaku bisnis UMKM dapat memanfaatkan platform daring atau marketplace untuk meningkatkan penjualan bisnis mereka.

6. Kendala yang dihadapi UMKM

UMKM dihadapkan dengan berbagai kendala, seperti akses ke modal, manajemen keuangan, dan regulasi pajak. Selain itu, pandemi COVID-19 juga memberikan dampak negatif pada bisnis UMKM.

7. Dukungan Pemerintah

Pemerintah memberikan berbagai dukungan finansial dan non-finansial kepada UMKM, seperti program kredit tanpa bunga dan pelatihan kewirausahaan. Semua ini bertujuan untuk membantu pertumbuhan dan pengembangan bisnis UMKM.

8. UMKM dan Pemanfaatan Teknologi

Pemanfaatan teknologi menjadi kunci keberhasilan bagi bisnis UMKM. Dengan teknologi yang tepat, bisnis UMKM dapat meningkatkan efisiensi, mengembangkan produk baru, dan mencapai pasar yang lebih luas.

9. Kemitraan UMKM

UMKM dapat menciptakan kemitraan dengan perusahaan lain, baik besar maupun kecil, untuk meningkatkan kesempatan mengembangkan bisnis mereka. Kemitraan ini dapat membantu dalam hal penggunaan teknologi, distribusi produk, dan sumber daya manusia.

10. Inovasi dalam Bisnis UMKM

Inovasi menjadi faktor penting bagi bisnis UMKM. Dengan melakukan inovasi pada produk, layanan, atau proses bisnis, UMKM dapat memenuhi kebutuhan pasar dan meningkatkan daya saing mereka di era globalisasi.

Manfaat UMKM bagi Perekonomian Indonesia

Setiap negara pasti memiliki sektor usaha kecil menengah yang dijalankan oleh warganya. Di Indonesia, kita mengenalnya dengan sebutan usaha mikro kecil menengah (UMKM). Usaha UMKM sangatlah penting dan berperan besar dalam perekonomian Indonesia. Berikut ini adalah beberapa manfaat dari hadirnya UMKM bagi perekonomian Indonesia.

Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi

UMKM membuka lapangan pekerjaan yang banyak bagi masyarakat. Dengan adanya lapangan kerja baru, masyarakat memiliki penghasilan yang stabil sehingga dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Oleh karena itu, UMKM memiliki peran penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Meningkatkan Distribusi Pendapatan

Dengan adanya UMKM, distribusi pendapatan di Indonesia menjadi lebih merata. Hal ini karena keberadaan UMKM membuka peluang kerja bagi lapisan masyarakat yang kurang mampu, sehingga mereka juga dapat memperoleh penghasilan.

Mendorong Pertumbuhan Industri Secara Merata

UMKM yang bermunculan di berbagai daerah di Indonesia, turut mendorong perkembangan industri di daerah tersebut secara merata. Sehingga, tidak hanya wilayah perkotaan saja yang berkembang tetapi juga wilayah pedesaan.

Memperkuat Peran Pemerintah Daerah

Pemerintah daerah di Indonesia mempunyai peran penting dalam memperkuat UMKM. Pemerintah dapat memberikan berbagai insentif dan kemudahan akses modal untuk UMKM agar dapat berkembang dengan baik. Dengan demikian, pemerintah daerah dapat memperkuat peran mereka sebagai pembina dan penyeimbang pertumbuhan ekonomi nasional.

Menumbuhkan Kreativitas dan Inovasi

UMKM menumbuhkan kreativitas dan inovasi pada pelaku usaha. Sebab, berdasarkan penelitian, usaha tersebut memiliki kebebasan dalam melakukan praktek bisnisnya. Dalam sebuah UMKM, kita juga dapat menemukan produk-produk baru yang tidak ada pada industri besar. Inovasi ini tentu saja dapat membuka peluang usaha yang lebih besar bagi pelaku UMKM.

Meningkatkan Ekspor Produk Lokal

UMKM di Indonesia banyak yang memproduksi barang lokal yang memiliki ciri khas tersendiri. Salah satu manfaat dari keberadaan UMKM adalah meningkatkan ekspor produk lokal. Produk lokal yang dihasilkan UMKM dapat diekspor ke mancanegara sehingga mampu membawa devisa dan membangun citra positif industri dalam negeri.

Menyediakan Produk dan Jasa dengan Harga Terjangkau

UMKM di Indonesia cenderung memproduksi produk dengan skala kecil sehingga dapat menekan biaya produksi. Hal ini memungkinkan UMKM untuk menjual produk dan jasa dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan industri besar yang harus mempertimbangkan biaya produksi besar.

Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas

UMKM yang berkualitas dapat memacu pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. UMKM yang dapat menghasilkan produk dan jasa yang berkualitas dapat membuat Indonesia semakin diperhitungkan dalam pasar global.

Mendorong Perkembangan Teknologi

UMKM dapat mendorong perkembangan teknologi dalam negeri. Dalam era industri 4.0 ini, UMKM yang memiliki akses teknologi terbaru dan mencoba mengembangkan produk-produk baru, tentunya akan lebih mudah untuk bersaing di pasar global.

Menciptakan Lapangan Kerja Secara Luas

Manfaat terakhir dari UMKM adalah menciptakan lapangan kerja secara luas. Bahkan di saat pandemi Covid-19, UMKM tetap turut andil dalam menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, sehingga dapat membantu mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia.

Pengertian UMKM: Bagaimana UMKM Dapat Memberikan Kontribusi yang Besar bagi Perekonomian Indonesia

UMKM atau Usaha Mikro Kecil Menengah merupakan jenis usaha yang banyak dijalankan oleh masyarakat Indonesia. UMKM adalah kepanjangan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Usaha UMKM memiliki beberapa karakteristik, seperti jumlah pegawai yang terbatas, skala usaha kecil, dan modal yang tidak besar. Meski begitu, usaha UMKM dapat membawa kontribusi yang besar bagi perekonomian Indonesia. Berikut adalah penjelasannya:

1. Memberikan Kontribusi Terbesar dalam Penyerapan Tenaga Kerja

UMKM merupakan jenis usaha yang dapat menyerap tenaga kerja secara signifikan. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, pada tahun 2018, UMKM menyerap tenaga kerja sebanyak 97,2% dari total angkatan kerja di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa UMKM sangat penting dalam memperkuat perekonomian Indonesia dan menyelesaikan masalah pengangguran.

2. Mendorong Pertumbuhan Ekonomi di Daerah

UMKM banyak dijalankan oleh penduduk di daerah desa. Hal ini dapat membawa dampak positif bagi perekonomian di daerah tersebut. Usaha UMKM dapat mendorong konsumsi lokal, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mengurangi kesenjangan ekonomi antara kota dan desa.

3. Meningkatkan Pertumbuhan Ekspor

UMKM juga dapat memberikan kontribusi positif dalam pertumbuhan ekspor Indonesia. Produk-produk UMKM Indonesia memiliki potensi yang besar untuk diekspor ke negara-negara lain. Kementerian Perindustrian mencatat bahwa UMKM berkontribusi sebesar 60% dalam total ekspor non-migas Indonesia.

4. Menjaga Keberlangsungan Industri Kreatif

Industri kreatif di Indonesia terutama bergantung pada usaha UMKM. Produk-produk kreatif dari UMKM Indonesia seperti kerajinan tangan, makanan khas, dan produk fashion sudah dikenal di pasar internasional. Dengan berkembangnya usaha UMKM, industri kreatif juga akan terus tumbuh dan memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia.

5. Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Masyarakat

UMKM dapat meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat dengan memberdayakan potensi yang ada di sekitar mereka. Dengan menjalankan usaha UMKM, masyarakat dapat mandiri secara ekonomi dan tidak bergantung pada penghasilan dari pihak lain. Hal ini dapat meningkatkan kualitas hidup dan memberikan dampak positif pada perekonomian Indonesia secara keseluruhan.

Dari lima subtopik tersebut, dapat kita simpulkan bahwa pengertian UMKM bukanlah hanya sekadar usaha kecil yang dimiliki oleh sebagian masyarakat, namun juga mampu memberikan kontribusi yang besar bagi perekonomian Indonesia secara keseluruhan. Oleh karena itu, pemerintah harus terus memberikan dukungan dan pembinaan pada usaha UMKM agar semakin berkembang dan dapat berkontribusi lebih besar pada perekonomian Indonesia. Berikut adalah tabel yang menunjukkan kontribusi UMKM dalam perekonomian Indonesia:

Jenis Kontribusi Andil Kontribusi
Penyerapan Tenaga Kerja 97,2%
Pertumbuhan Ekonomi di Daerah Berkontribusi positif
Pertumbuhan Ekspor 60% dari total ekspor non-migas Indonesia
Keberlangsungan Industri Kreatif Bergantung pada usaha UMKM
Kemandirian Ekonomi Masyarakat Meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat

Sampai Jumpa di Kesempatan Selanjutnya

Itulah sekilas pengertian UMKM yang perlu kamu ketahui. Tentunya masih banyak informasi lainnya seputar UMKM yang perlu diketahui. Jika kamu ingin mengetahui informasi terbaru seputar UMKM, jangan sungkan untuk berkunjung kembali ke situs kami. Kami akan senang sekali jika kamu mendapatkan manfaat dari artikel ini. Terima kasih sudah membaca dan sampai jumpa di kesempatan selanjutnya!