Pengertian Shipping dan Semua yang Perlu Diketahui

Hey kawan-kawan, kalian pasti sudah sering banget dengar kata “shipping” kan? Tapi, apa sih sebenarnya pengertian dari shipping itu? Nah, pada kesempatan kali ini kita akan bahas tentang apa sih shipping itu dan apa saja macam-macamnya. Yuk, simak sampai selesai!

Apa Itu Pengertian Shipping?

Shipping adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan proses pengiriman barang dari satu tempat ke tempat lainnya. Namun, menurut beberapa para ahli, pengertian shipping lebih kompleks daripada sekedar proses pengiriman barang.

Dalam artikel ini, akan dibahas mengenai pengertian shipping secara rinci. Berikut adalah pengertian shipping beserta penjelasannya:

1. Definisi Shipping

Shipping diartikan sebagai suatu proses pengiriman barang atau produk dari suatu tempat ke tempat lainnya, baik melalui jalur darat, laut, atau udara. Proses shipping meliputi beberapa tahapan, yaitu penerimaan barang, pengemasan, pemrosesan dokumen, pengiriman, dan pengantaran barang.

2. Jenis-jenis Shipping

Ada beberapa jenis shipping yang biasanya digunakan oleh perusahaan atau pelaku bisnis, yaitu:

– Shipping laut
– Shipping udara
– Shipping darat
– Shipping kereta api
– Multimodal shipping

3. Fungsi Shipping

Shipping memiliki fungsi yang sangat penting dalam dunia bisnis. Fungsi shipping meliputi pengiriman barang dari produsen ke konsumen, pengiriman bahan mentah dari supplier ke produsen, serta pengiriman produk dari gudang ke toko atau customer.

4. Peran Shipping dalam Ekspor-Impor

Shipping juga memiliki peran yang sangat penting dalam ekspor-impor. Tanpa shipping, proses ekspor-impor tidak akan bisa berjalan dengan lancar. Shipping memungkinkan produk untuk dapat dikirim ke negara lain dengan aman dan tepat waktu.

5. Asuransi Shipping

Shipping dapat menjadi suatu risiko dalam pengiriman barang. Oleh karena itu, diperlukan asuransi shipping yang bertujuan untuk melindungi barang dari kerusakan, kehilangan, atau kecelakaan selama proses pengiriman.

6. Persyaratan Shipping

Setiap negara memiliki persyaratan yang berbeda dalam proses shipping. Oleh karena itu, sebelum melakukan proses pengiriman, harus diperhatikan persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi seperti dokumen yang harus dilampirkan, regulasi bea cukai, dan lain-lain.

7. Harga Shipping

Harga shipping juga harus diperhatikan dalam proses pengiriman. Harga shipping tergantung dari jenis barang, jarak, dan jumlah barang yang dikirimkan. Oleh karena itu, perusahaan atau pelaku bisnis harus membuat perhitungan yang tepat untuk menghitung biaya shipping.

8. Permasalahan yang Sering Terjadi dalam Shipping

Beberapa permasalahan yang sering terjadi dalam shipping adalah barang rusak atau hilang selama proses pengiriman, waktu pengiriman yang terlambat, dan masalah pada dokumen yang diperlukan.

9. Pengaruh Shipping terhadap Lingkungan

Shipping dapat memberikan dampak negatif terhadap lingkungan. Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk mengurangi pengaruh shipping terhadap lingkungan, seperti dengan menggunakan pengemasan yang ramah lingkungan dan mengoptimalkan penggunaan bahan bakar.

10. Kesimpulan

Shipping merupakan proses pengiriman barang yang sangat penting dalam dunia bisnis, terutama dalam ekspor-impor. Oleh karena itu, perusahaan atau pelaku bisnis harus memahami pengertian shipping secara rinci, serta memperhatikan semua aspek yang terkait dengan proses pengiriman barang. Dengan demikian, pengiriman barang dapat berjalan dengan lancar dan efisien.

Apa Saja Jenis-Jenis Shipping?

Shipping atau pengiriman barang ternyata telah berkembang menjadi beberapa jenis. Melalui beberapa jenis tersebut, lebih memudahkan kita dalam memilih metode pengiriman yang tepat sesuai kebutuhan kita. Berikut ini beberapa jenis pengiriman barang yang umum digunakan:

1. Shipping Laut

Shipping dengan jalur laut merupakan jenis pengiriman barang yang paling awal muncul. Shipping laut ini biasa digunakan untuk pengiriman barang dengan jumlah besar dan berat. Mulai dari barang-barang konsumtif hingga peralatan industri. Lama waktu pengiriman menggunakan jalur laut biasanya memakan waktu yang lebih lama.

Namun, kelebihan dari pengiriman barang melalui laut ini adalah biayanya dapat lebih terjangkau daripada jenis pengiriman yang lain. Maka tak heran, bagi para pelaku bisnis yang ingin menghemat biaya pengiriman, shipping laut menjadi pilihan yang lebih ekonomis.

2. Shipping Darat

Shipping darat merupakan salah satu jenis pengiriman barang yang paling umum digunakan. Pengiriman barang melalui darat biasanya menggunakan truk atau kendaraan panjang lainnya. Biasanya jenis pengiriman ini digunakan untuk pengiriman barang yang jumlah dan ukurannya menengah.

Shipping darat juga seringkali menggunakan jalur darat yang sama dengan jalur transportasi umum, seperti jalan raya. Biaya pengiriman barang melalui darat biasanya juga tergolong ekonomis dan dapat mempercepat waktu pengiriman barangan.

3. Shipping Udara

Shipping udara atau pengiriman barang melalui pesawat merupakan jenis pengiriman yang paling cepat. Hal ini disebabkan oleh sampai di tempat tujuan dalam waktu singkat. Cocok untuk pengiriman barang yang sifatnya sangat mendesak dan sangat penting.

Namun dengan segala kelebihannya, shipping udara ini biasanya memerlukan biaya yang lebih tinggi. Hal tersebut dikarenakan adanya biaya kargo dan biaya keamanan yang juga harus dikeluarkan.

4. Shipping Multimodal

Shipping multimodal merupakan gabungan dari beberapa jenis shipping yang mencakup jalur transportasi laut, darat, dan udara. Biasanya jenis shipping ini digunakan untuk pengiriman barang yang besar dan kompleks.

Shipping ini sangat fleksibel dan dapat ditentukan sesuai dengan kebutuhan shipping yang dibutuhkan. Tidak hanya itu, jenis shipping ini seringkali dianggap sebagai alternatif yang lebih cepat dan efisien dalam menangani pengiriman barang yang kompleks.

5. Shipping Kontainer

Shipping kontainer merupakan jenis pengiriman yang biasa digunakan untuk pengiriman barang menggunakan kapal laut. Kontainer digunakan untuk menjaga keamanan dan kualitas produk, serta mempercepat waktu pengiriman. Shipping kontainer ini dapat digunakan untuk pengiriman barang dalam jumlah besar, ke luar negeri maupun dalam negeri.

6. Shipping Bulk

Shipping bulk merupakan jenis pengiriman barang dengan jumlah yang cukup banyak dalam bentuk serbuk, cair atau biji-bijian. Contohnya seperti pengiriman batubara, gandum atau semen. Pengiriman jenis ini biasanya menggunakan kapal laut sebagai alat transportasi utama.

7. Shipping Liquid

Shipping liquid merupakan jenis pengiriman yang biasa digunakan untuk pengiriman produk-produk yang sifatnya cair, seperti minyak atau bahan kimia. Pengiriman ini harus memenuhi standar keamanan yang ketat.

Jenis pengiriman ini membutuhkan wadah khusus untuk menjaga keamanan, agar tidak tumpah dan mencemari lingkungan. Shipping liquid biasanya menggunakan kontainer atau tangki khusus.

8. Shipping Heavy Equipment

Shipping heavy equipment merupakan jenis pengiriman yang digunakan untuk mengirimkan peralatan-peralatan berat seperti alat berat, truk atau bus. Pengiriman jenis ini memerlukan kesiapan khusus dari sisi tenaga kerja dan sarana transportasi. Biasanya menggunakan kapal khusus maupun truk lowbed.

9. Shipping Refrigerasi

Shipping refrigerasi merupakan jenis pengiriman yang digunakan untuk mengirimkan barang-barang yang perlu dijaga suhu dingin, seperti makanan atau minuman. Pengiriman jenis ini menggunakan kontainer khusus yang dilengkapi pendingin dan sistem pengontrol suhu.

Jadi, shipping refrigerasi dapat menjaga kualitas dan keamanan dari barang yang dikirimkan. Demi menjaga suhu tetap stabil dan sesuai dengan kebutuhan.

10. Shipping Door to Door

Shipping door to door merupakan layanan pengiriman yang memungkinkan pengiriman langsung dari tempat pengirim ke tempat tujuan yang diinginkan dengan cepat. Dengan pengiriman door to door, penerima tidak perlu lagi mencari pengirim di kantor ekspedisi atau bandara. Hanya pesan, bayar dan barang akan diantar langsung ke rumah penerima.

Layanan shipping door to door biasanya menggunakan kendaraan atau jasa kurir. Waktu pengiriman dan biaya pengiriman tergantung dari jarak antara tempat pengiriman dan tempat penerima. Namun layanan ini memiliki banyak keunggulan, seperti efisien, mudah dan nyaman.

Proses Pengiriman Barang dalam Bisnis

Pengiriman barang menjadi salah satu proses yang sangat penting dalam bisnis. Semua pelaku bisnis harus memahami dan menguasai seluk beluk proses pengiriman barang, termasuk pengertian shipping.

Berikut beberapa sub topik yang akan membahas lebih mendalam tentang proses pengiriman barang dalam bisnis:

1. Jenis-jenis Pengiriman Barang

Ada beberapa jenis pengiriman barang yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan bisnis, diantaranya:

Jenis Pengiriman Barang Keuntungan Kekurangan
Trucking Mudah diakses, waktu pengiriman cepat, bisa mengirim ke area terpencil Mahal biaya pengiriman, resiko kerusakan barang lebih tinggi
Shipping Biaya pengiriman murah, bisa mengirim barang dalam jumlah besar Waktu pengiriman yang lama, terbatas dalam pengiriman ke area terpencil
Air Cargo Waktu pengiriman yang cepat, bisa mengirim ke berbagai destinasi di seluruh dunia Biaya pengiriman yang mahal, terbatas dalam ukuran dan berat barang
Railway Biaya pengiriman yang murah, lebih cepat daripada pengiriman dengan kapal Tidak semua daerah dijangkau, terbatas dalam jenis barang yang bisa dikirim

2. Dokumen yang Dibutuhkan Dalam Proses Pengiriman Barang

Selain barang fisik, dalam proses pengiriman barang dalam bisnis juga membutuhkan beberapa dokumen seperti faktur, packing list, dan bill of lading. Dokumen-dokumen tersebut digunakan untuk pengawasan pihak berwenang, asuransi, serta sebagai bukti kepemilikan barang.

3. Asuransi Pengiriman Barang

Terkadang, barang yang dikirimkan mengalami kerusakan atau hilang selama proses pengiriman. Oleh karena itu, penting untuk membeli asuransi pengiriman barang sebagai bentuk perlindungan. Asuransi pengiriman barang melindungi dari kerusakan barang, kehilangan barang, dan hilangnya nilai dari barang tersebut.

4. Penanganan Barang Aman dan Tepat

Pengiriman barang harus dilakukan dengan penanganan yang aman dan tepat agar barang tidak rusak atau hilang. Penanganan yang aman dan tepat meliputi packing yang benar agar barang tidak patah atau rusak, penggunaan bahan kemasan yang aman dan kuat, serta tanda pengenal yang jelas agar barang tidak tertukar.

5. Evaluasi kinerja logistik

Terakhir, evaluasi kinerja logistik sangat penting dilakukan agar bisnis dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya di masa depan. Evaluasi kinerja logistik melibatkan pengukuran kecepatan pengiriman, biaya pengiriman, pengawasan penyimpanan, dan manajemen inventaris. Dengan melakukan evaluasi, perusahaan bisa memperbaiki proses yang belum optimal dan meningkatkan kinerja logistiknya secara keseluruhan.

Demikianlah penjelasan mengenai proses pengiriman barang dalam bisnis serta beberapa faktor yang perlu diperhatikan agar pengiriman barang dapat dilakukan dengan baik. Dengan memahami pengertian shipping, perusahaan bisa menghemat biaya pengiriman dan meningkatkan efisiensinya.

Sekian tentang Pengertian Shipping

Itulah penjelasan tentang pengertian shipping yang mungkin belum kamu ketahui sebelumnya. Semoga artikel ini bisa memberikan informasi yang bermanfaat bagi kamu ya, dan bisa membantu kamu dalam memahami apa itu pengertian shipping. Jangan lupa untuk terus kunjungi website kami untuk mendapatkan informasi yang lebih menarik lagi seputar dunia logistik dan transportasi. Terima kasih sudah membaca sampai akhir, kita bertemu lagi next time!