Pengertian Plastik: Apa Itu Plastik dan Bagaimana Mempengaruhi Kita?

Holla! Sudah pada tau ga sih definisi plastik itu apa? Plastik adalah bahan yang biasa dipakai untuk membuat peralatan rumah tangga maupun benda-benda kecil lainnya. Plastik terbuat dari bahan sintetis yang berasal dari minyak bumi. Namun, penggunaan plastik menjadi bahan yang kontroversial karena tidak mudah terurai di alam dan menjadi salah satu masalah lingkungan yang serius. Bagaimana nih, tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang Pengertian Plastik? Yuk, baca terus artikel ini sampai habis!

Pengertian Plastik dan Jenisnya

Plastik adalah bahan yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Plastik memiliki manfaat yang sangat besar karena harganya lebih murah dan lebih ringan daripada bahan lain seperti kayu dan logam. Namun, produk plastik juga dapat berdampak buruk pada lingkungan, dan hilangnya limbah plastik menjadi tantangan besar bagi dunia saat ini. Ada beberapa jenis plastik yang kita kenal dan tidak semuanya mudah diurai. Berikut ini adalah pengertian dari beberapa jenis plastik:

1. Polietilen (PE)

Polietilen adalah jenis plastik paling umum dan banyak digunakan dalam produk rumah tangga. Ada dua jenis Polietilen, yaitu Polietilen keras dan Polietilen Lunak. Polietilen keras digunakan untuk membuat botol air mineral, wadah dari bahan makanan, bungkus makanan dan tas belanja. Sementara itu, Polietilen lunak digunakan untuk membuat bungkus permen, bungkus es dan pembungkus buah.

2. Polipropilen (PP)

Polipropilen adalah jenis plastik yang paling banyak dipakai setelah Polietilen. Bahan ini biasa digunakan untuk membuat peralatan dapur, mainan anak-anak, potongan plastik, kue kering, dan produk-produk medis seperti alat suntik dan botol obat. Pemanfaatannya juga bisa ditemukan dalam barang-barang rumah tangga seperti tempat sampah, kursi, meja dan banyak lagi.

3. Polivinil Klorida (PVC)

PVC adalah jenis plastik yang tahan terhadap sinar ultraviolet dan sering digunakan untuk membuat pipa air, pembungkus makanan, tali bungkus, dan kantong plastik transparan.

4. Polistiren (PS)

Polistiren, atau Styrofoam, adalah jenis plastik yang sangat kuat dan sering digunakan sebagai pengemas dan isolasi. Bahan ini juga digunakan untuk membuat spons, wadah makanan, mangkuk dan sedotan.

5. PET atau Polyethylene Terephthalate

PET atau Polyethylene Terephthalate adalah bahan plastik yang umum digunakan sebagai wadah untuk minuman. Bahan ini sangat cocok untuk menyimpan air mineral, minuman ringan, dan minuman olahraga.

6. Polikarbonat (PC)

Polikarbonat adalah jenis plastik yang kuat dan tahan terhadap panas, cahaya, dan benturan. Bahan ini sering digunakan di industri otomotif dan elektronik, serta dalam produk kaca mobil, tabung sinar-x, dan piringa.

7. Kopolimer Akrilonitril Butadiena Stiren (ABS)

Kopolimer Akrilonitril Butadiena Stiren (ABS) adalah jenis plastik yang sangat kuat dan tahan terhadap benturan, goresan, dan bahan kimia. ABS sering digunakan dalam pembuatan mainan anak-anak, kendaraan mainan, dan peralatan rumah tangga seperti pengering rambut dan blender.

8. Poliuretan (PU)

Poliuretan adalah jenis plastik yang tahan terhadap air, panas, dan bahan kimia. Bahan ini sangat elastis dan tahan terhadap benturan. Poliuretan digunakan dalam pembuatan kasur, peralatan olahraga, penyapu, dan helm.

9. Kopolimer Etilen Vinyl Acetat (EVA)

Kopolimer Etilen Vinyl Acetat (EVA) adalah jenis plastik yang sangat lunak dan fleksibel. Bahan ini digunakan dalam pembuatan sandal, sepatu olahraga, dan kostum halloween.

10. Polietilen Tereftalat Glikol (PETG)

Polietilen Tereftalat Glikol (PETG) adalah jenis plastik tahan terhadap goresan dan bahan kimia. Bahan ini sering digunakan dalam pembuatan kacamata, botol minum air, dan lensa kamera.

Itulah beberapa jenis plastik yang sering kita temukan dan gunakan di kehidupan sehari-hari. Semua jenis plastik memiliki kegunaan masing-masing, tetapi kita harus berhati-hati dalam penggunaannya dan mencoba untuk menurunkan konsumsi plastik agar dampak negatif dari plastik bisa diminimalisir.

The Impact of Plastic on the Environment

Pengaruh Plastik Terhadap Lingkungan

Plastik adalah bahan yang sangat populer dan digunakan di seluruh dunia. Sejumlah barang-barang yang kita gunakan sehari-hari terbuat dari plastik, namun tahukah kamu bahwa penggunaan plastik yang berlebihan dapat memberikan dampak yang buruk terhadap lingkungan?

1. Plastik Sulit Diurai

Plastik memakan waktu ratusan tahun untuk terurai. Dalam proses terurai, plastik memicu emisi yang merusak lingkungan. Selain itu, plastik juga dapat membunuh satwa, seperti burung laut dan ikan. Hal ini dikarenakan satwa tersebut menelan plastik yang mereka anggap sebagai makanan.

2. Rantai Makanan Terkontaminasi

Plastik juga dapat memicu pencemaran makanan oleh zat kimia berbahaya. Saat plastik terurai di lautan, mereka akan pecah menjadi mikroplastik yang bersifat seperti toksin dan memicu pencemaran air. Hal ini bisa saja dikonsumsi oleh ikan, maka ikan tersebut menjadi beracun ketika dikonsumsi oleh manusia.

3. Plastik Merusak Habitat Alam

Plastik yang dibuang sembarangan juga merusak habitat alam. Berbagai binatang seperti burung laut dan binatang penghuni lautan lainnya kerap tersangkut plastik yang tidak terurai. Hal ini membuat mereka kesulitan mencari makanan dan terluka.

4. Emisi Karbon

Saat plastik terbakar, emisi yang dihasilkan membawa dampak buruk bagi atmosfer dan lingkungan. Emisi yang dihasilkan oleh plastik terbukti dapat menghasilkan senyawa kimia berbahaya seperti dioksida dan furan yang menjadi sumber polusi udara.

5. Pencemaran Laut

Plastik juga merusak laut. Binatang laut seperti penyu dan paus sering kali menelan plastik dan terjebak dalam sampah plastic.

6. Efek Perubahan Iklim

Pembuatan plastik menyebabkan pemanasan global dan memperparah perubahan iklim. Produksi plastik biasanya membutuhkan bondowoso yang menjadi sumber emisi gas rumah kaca.

7. Imbas Pada Kesehatan Manusia

Plastik juga mempengaruhi kesehatan manusia. Zat kimia yang terkandung dalam plastik seperti bisfenol-A (BPA) dan ftalat telah terbukti berbahaya bagi kesehatan. BPA dapat mengganggu sistem hormonal, mengganggu perkembangan janin, memicu masalah kesuburan, dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

8. Kembali Ke Alam

Dampak dari penggunaan plastic harus dipikirkan matang oleh masyarakat secara keseluruhan. Tapi mengurangi penggunaan plastik tidak cukup membantu bumi, tentunya harus ada tindakan lain agar plastik dapat terurai dengan ramah lingkungan. Misalnya dengan daur ulang sampah plastik.

9. Hai Zat Berbahaya

Saat plastik terurai, zat kimia berbahaya dapat dilepaskan dan masuk ke dalam air, tanah, serta makanan. Hal ini mempengaruhi kesehatan manusia dan lingkungan.

10. Daur Ulang dan Pantang Buang

Cara terbaik untuk mengurangi dampak plastic pada lingkungan adalah dengan daur ulang. Saat plastik didaur ulang, kurang lebih 90% dari limbah plastik dikurangi. Dengan demikian, danan dapat dihimpun lebih cermat. Selain itu, hindari membuang sampah plastik sembarangan dan gunakan kantong belanja berbahan dasar ramah lingkungan, misalnya dari bahan biodegradable atau kain.

Pengertian Plastik Secara Umum

Plastik merupakan material sintetis yang dibuat oleh manusia dengan bahan-bahan tertentu. Material ini bisa berupa polimer, resin, atau polikarbonat yang diproses melalui beberapa tahap produksi. Saat ini, penggunaan bahan plastik sudah sangat umum di berbagai sector kehidupan, mulai dari pembungkus makanan, botol minuman, hingga alat-alat rumah tangga.

Keuntungan dari Pemanfaatan Plastik

Meskipun banyak yang menyebutkan bahwa penggunaan plastik bisa berbahaya bagi lingkungan, tetapi plastik masih menjadi pilihan utama di banyak bidang. Ada beberapa alasan mengapa plastik masih menjadi pilihan utama, yang meliputi:

Keuntungan pemanfaatan Plastik
Murah dan mudah dalam pengadaan
Lebih ringan dan mudah dibawa
Lebih mudah dalam proses pengolahan dan produksi
Lebih kuat dan tahan lama
Bisa didaur ulang

Dampak Negatif dari Plastik Terhadap Lingkungan

Tentu saja, penggunaan plastik yang berlebihan membawa dampak negatif terhadap lingkungan. Beberapa dampak negatif tersebut antara lain:

Menimbulkan Sampah Plastik Yang Tidak Terurai

Salah satu dampak negatif yang paling terlihat dari penggunaan plastik adalah timbulnya sampah plastik yang tidak terurai pada lingkungan. Sampah plastik yang ada di lingkungan bisa membahayakan satwa liar dan hewan peliharaan yang salah memakan sampah plastik tersebut.

Menyebabkan Kerusakan dan Pencemaran Air

Plastik bukanlah material yang mudah terurai dan bisa menyebabkan kerusakan dan pencemaran di air. Plastik bisa membahayakan ekosistem air, termasuk mikroorganisme dan satwa yang hidup di dalam air.

Membahayakan Kesehatan Manusia

Plastik yang terbuat dari bahan kimia berbahaya seperti BPA dan ftalat bisa membahayakan kesehatan manusia. Bahan kimia tersebut bisa merusak sistem hormon dan menyebabkan beberapa penyakit yang berbahaya.

Pengolahan Sampah Plastik

Agar dampak negatif dari penggunaan plastik dapat diminimalkan, maka pengolahan sampah plastik merupakan hal yang penting dilakukan. Beberapa cara pengolahan sampah plastik yang dapat dilakukan di antaranya adalah sebagai berikut:

Daur Ulang Plastik

Daur ulang plastik merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk mengurangi sampah yang berasal dari plastik. Proses daur ulang plastik bertujuan untuk memproses plastik yang sudah tidak digunakan lagi menjadi bahan yang bisa digunakan kembali.

Reduksi Plastik

Reduksi plastik merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa cara yang dapat dilakukan yaitu dengan meminimalkan penggunaan kantong plastik, membeli makanan segar yang tidak menggunakan bahan plastik, hingga menghindari penggunaan straw ketika minum.

Pengertian plastik sebagai bahan sintetis yang telah dijelaskan sebelumnya memang sudah begitu umum. Namun, dampak terhadap lingkungan akibat penggunaannya yang berlebihan menjadi semakin menjadi sorotan. Maka, upaya untuk mengolah sampah yang berasal dari plastik menjadi semakin penting untuk dilakukan.

Terima Kasih Telah Membaca

Itulah sedikit tentang pengertian plastik, yang mungkin belum banyak orang mengetahuinya. Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menambah wawasan Anda. Jangan lupa untuk meninggalkan komentar jika ada hal yang ingin ditanyakan atau dikomentari tentang artikel ini. Tetap kunjungi situs kami untuk informasi dan artikel menarik lainnya. Sampai jumpa lagi!