Pengertian Planogram: Definisi dan Makna Dibaliknya

Planogram adalah suatu konsep dalam dunia retail atau ritel yang bertujuan untuk mengelola tampilan produk dengan lebih baik. Konsep ini digunakan oleh para penjual untuk memaksimalkan penjualan dan keuntungan dari suatu toko atau gerai. Dalam pengertian yang lebih sederhana, planogram dapat diartikan sebagai metode untuk menata barang dagangan agar terlihat rapi dan menarik perhatian konsumen. Penerapan planogram dilakukan dengan mengamati pola pembelian konsumen dan gaya penyusunan toko yang efektif. Dengan penggunaan planogram yang tepat, toko akan terlihat lebih menarik dan membuat konsumen merasa lebih nyaman dan mudah untuk mencari produk yang mereka butuhkan.

Bagaimana Planogram Bekerja?

Setelah memahami pengertian planogram, penting untuk memahami bagaimana planogram bekerja. Dalam subbab ini, kita akan membahas tentang bagaimana perancangan planogram mengatur penataan produk di rak.

1. Analisis Penjualan Produk
Sebelum membuat planogram, retailer harus menganalisis penjualan produknya, dimana produk yang paling laris harus ditempatkan pada posisi yang lebih menonjol.

2. Penentuan Ketinggian Rak
Hal lain yang harus diperhatikan adalah ketinggian rak, karena ini bisa mempengaruhi penampilan produk. Produk yang diletakkan trlalu tinggi atau terlalu rendah bisa membuat produk tersebut terlihat kurang menonjol.

3. Penentuan Spasi Produktif
Pemberian spasi yang memadai antara satu produk dengan produk lainnya juga penting. Retailer harus mempertimbangkan ukuran produk untuk menentukan spasi yang tepat.

4. Strategi Ragam Produk
Mengatur produk pada rak juga mempertimbangkan strategi ragam produk yang disajikan. Produk yang sejenis harus diletakkan berdekatan, sehingga konsumen akan lebih mudah dalam memilih produknya.

5. Kesesuaian Penempatan
Setelah menentukan strategi ragam produk, maka penempatan produk pada rak harus diatur sedemikian rupa untuk menciptakan kesesuaian produk.

6. Penampilan Produk
Membuat produk terlihat menarik adalah hal penting dalam planogram. Retailer harus mempertimbangkan bagaimana cara menampilkan produk yang menarik dan menonjol, seperti dengan memberikan pencahayaan yang tepat pada produk.

7. Pemberian Label Produk
Pemberian label produk dengan jelas dan rapi juga membantu konsumen dalam memilih produk. Informasi seperti jenis produk, harga, brand, dan lain-lain harus terlihat dengan jelas pada label produk.

8. Pengaturan Stok Produk
Pengaturan stok produk juga penting untuk diperhatikan. Retailer harus memastikan bahwa semua produk yang diperlukan tersedia di rak.

9. Penentuan Waktu Penukaran Produk
Waktu penukaran produk juga penting untuk diperhatikan, agar konsumen tidak bosan dengan produk yang sama. Retailer harus memiliki kebijakan untuk mengganti produk pada rak secara berkala.

10. Analisis Keberhasilan Planogram
Setelah planogram diimplementasikan, retailer harus menganalisis apakah planogram tersebut berhasil atau tidak. Analisis mengenai penjualan produk harus dilakukan, dan kekurangan serta kelebihan planogram harus diperbaiki untuk perbaikan di masa depan.

Nah, itu dia bagaimana perancangan planogram bekerja. Dengan memperhatikan hal-hal di atas, retailer dapat menciptakan tampilan produk yang menarik dan membantu konsumen dalam memilih produk.

1. Pengertian Planogram dan Fungsinya dalam Bisnis

Planogram adalah sebuah diagram atau ilustrasi yang menunjukkan posisi barang atau produk di rak atau toko sehingga dapat memaksimalkan tampilan dan penjualan produk. Planogram sering kali digunakan oleh penataan produk di supermarket, toko retail, dan toko-toko konvensional lainnya.

Dalam bisnis, planogram sangat penting untuk mengoptimalkan pengelolaan stok produk. Dengan menggunakan planogram yang tepat, toko dapat menghemat waktu dan biaya yang diperlukan dalam merencanakan tata letak produk. Planogram juga membantu toko dalam mengidentifikasi tren penjualan dan kebutuhan konsumen, sehingga dapat memenuhi permintaan konsumen dengan lebih baik dan efektif.

2. Konsep dasar Planogram

Konsep dasar dari planogram adalah pengaturan tata letak produk pada rak toko secara berurutan dan terorganisir. Planogram mengatur letak setiap produk dan memberikan suatu pola antara satu produk dengan yang lain. Pola tersebut berbasis pada faktor pendapatan dan keuntungan toko.

Konsep dasar ini sangat penting karena mampu meningkatkan pengelolaan stok sehingga menjadikan setiap produk mendapat perhatian yang sama. Dengan demikian, toko mampu memperoleh keuntungan yang optimal.

3. Komponen Planogram

Setiap planogram menjadi satu kesatuan yang utuh dan mempunyai komponen yang harus diperhatikan. Komponen planogram antara lain berisi data tentang jumlah stok barang yang tersedia, jenis barang, agar dapat mengoptimalkan tata letak serta membuat pola susun produk yang dapat memicu minat dari para konsumen.

Komponen planogram juga terdiri dari data pengukuran rak, layout toko, hingga harga jual produk. Dengan memperhatikan setiap komponen planogram, toko dapat merencanakan tata letak produk yang lebih efektif dan menguntungkan.

4. Tahap-tahap Pembuatan Planogram

Tahap awal dalam pembuatan planogram adalah memahami produk dan pasar sasaran. Setelah itu, toko dapat melakukan survei pasar dan analisis penjualan produk yang sudah dibuatkan dengan menggunakan software khusus. Dengan demikian, toko dapat merencanakan tata letak produk yang sesuai dengan karakteristik dan permintaan pasar.

Setelah hasil analisis didapat, tahap selanjutnya adalah membuat planogram dengan menggunakan software. Kemudian, toko dapat melakukan uji coba dengan melihat dampak dari pengaturan tata letak tersebut, untuk kemudian melakukan evaluasi dan perbaikan.

5. Keuntungan menggunakan Planogram

Dengan menggunakan planogram, toko mampu meningkatkan efektivitas dalam tata letak produk dan dapat memperoleh kesuksesan dalam penjualan. Toko mampu merencanakan tata letak produk dengan lebih efektif dan menguntungkan, sehingga dapat menghemat waktu dan biaya dalam merencanakan tata letak. Selain itu, planogram juga mampu mengidentifikasi tren penjualan dan kebutuhan konsumen, sehingga dapat memenuhi permintaan konsumen dengan lebih baik.

6. Contoh Planogram

Setiap toko memiliki planogram yang berbeda, tergantung pada jenis produk yang dijual, permintaan pasar, dan karakteristik toko. Namun, pada umumnya, planogram terdiri dari susunan produk yang telah diurutkan sesuai dengan kategori produk atau jenis produk, ketinggian rak, harga, dan merk.

Contoh susunan planogram yang berbeda antara lain planogram produk minuman, makanan ringan, produk perawatan pribadi, dan produk kecantikan. Setiap kategori produk memiliki planogram yang berbeda sesuai dengan tipe dan karakteristik produk yang berbeda.

7. Kelemahan Planogram

Meskipun planogram memberikan banyak manfaat bagi pengelola toko, tetapi ada juga kelemahan dalam penggunaannya. Salah satu kelemahan planogram adalah minimnya fleksibilitas tata letak produk pada rak toko. Sehingga, ketika produk baru harus ditambahkan ke dalam jajaran produk yang sudah ada, maka akan sulit untuk mengaturnya sesuai dengan planogram yang telah dibuat sebelumnya.

Selain itu, planogram juga mampu mengesampingkan kebutuhan konsumen individu yang berbeda. Jika berdasarkan data dan analisis, suatu produk cukup laris terjual, akan tetapi kebutuhan konsumen yang lebih spesifik dan berbeda dengan data yang tersedia tidak terpenuhi. Hal ini kemudian berdampak pada peningkatan kepuasan pelanggan.

8. Implementasi Planogram dalam Bisnis

Setelah mengetahui manfaat dan kelemahan planogram, penerapan planogram yang sesuai akan sangat membantu dalam promosi dan pengelolaan stok produk untuk bisnis yang konsisten. Sebelum melakukan implementasi, toko perlu melakukan survei pasar untuk memastikan apa produk yang akan dijual dan permintaan yang diinginkan pasar.

Pengerjaan planogram dapat menggunakan software khusus yang mempermudah dalam pembuatan tata letak produk. Setelah planogram dibuat, uji coba dan evaluasi dapat dilakukan untuk memperbaiki tata letak produk menjadi lebih baik lagi.

9. Penutup

Planogram adalah alat yang sangat berguna dan diperlukan dalam pengelolaan tata letak produk pada rak toko. Dalam bisnis, planogram dapat membantu toko menghemat waktu dan biaya dalam merencanakan tata letak, serta mengidentifikasi tren penjualan dan kebutuhan konsumen.

Dalam menerapkan planogram, toko perlu memahami karakteristik produk dan pasar sasaran, serta melakukan survei pasar dan analisis penjualan dengan software khusus. Dengan begitu, toko dapat merencanakan tata letak produk yang sesuai dengan karakteristik dan permintaan pasar.

Namun, kelemahan planogram juga perlu dipertimbangkan dan diatasi agar dapat memberikan kepuasan konsumen yang lebih baik. Dengan mengetahui manfaat dan resiko penggunaan planogram, toko dapat memutuskan apakah planogram sesuai untuk bisnisnya atau tidak.

Keuntungan Menggunakan Planogram di Toko Anda

Planogram yang efektif tidak hanya membuat toko Anda terlihat lebih menarik, tetapi juga memberikan keuntungan finansial yang signifikan. Berikut adalah beberapa keuntungan yang dapat Anda dapatkan dari menggunakan planogram di toko Anda.

Meningkatkan Penjualan

Dengan merancang penempatan barang yang optimal berdasarkan data penjualan, planogram dapat membantu meningkatkan efisiensi dan efektivitas penjualan. Pelanggan cenderung membeli lebih banyak produk ketika mereka dapat menemukan produk yang mereka cari dengan mudah dan cepat. Oleh karena itu, ketika produk produk yang berbeda ditempatkan dengan sistematis, hal ini akan meningkatkan kemungkinan bahwa pelanggan akan membeli lebih banyak dari toko Anda.

Peningkatan Efisiensi Stok

Toko yang menggunakan planogram sering kali memiliki keunggulan dengan stok yang lebih efisien. Dengan menggunakan planogram, toko dapat dengan mudah mengetahui apa yang terjual dan apa yang tidak, sehingga mereka dapat membuat keputusan yang lebih baik tentang stock.

Dengan memantau perkembangan penjualan melalui data penjualan dan memperbarui planogram secara berkala, toko dapat mempertahankan tingkat stok yang ideal dalam toko mereka, menghindari terlalu banyak menimbun stok yang akan membuat toko terlihat penuh, atau terlalu sedikit stok yang dapat membuat pelanggan kesal karena produk yang dicari tidak tersedia.

Meningkatkan Pengalaman Pelanggan

Planogram dapat memengaruhi bagaimana pelanggan melihat toko Anda dan bagaimana mereka memandang toko Anda sebagai brand. Dengan menampilkan produk secara tepat dan menyenangkan di lokasi yang sesuai, pelanggan akan merasa lebih terlibat dengan toko dan merasa lebih nyaman ketika berbelanja.

Ini berarti mereka cenderung untuk datang kembali ke toko Anda dan merekomendasikan toko Anda kepada orang lain. Pengalaman pelanggan yang baik dapat menjadi keuntungan yang sangat besar untuk bisnis Anda.

Meningkatkan Biaya Operasional

Planogram yang efektif dapat membantu mengurangi biaya operasional toko Anda. Dengan planogram, toko dapat mengoptimalkan ruang toko dan menyesuaikannya dengan ukuran dari produk yang dijual.

Ini berarti toko dapat meminimalkan atau menghindari situasi di mana produk yang lebih besar tidak dapat ditampilkan atau produk yang lebih kecil terlihat terlalu banyak dalam tempatnya. Ini secara langsung memengaruhi biaya operasional toko dan dapat memperbaiki profitabilitas toko Anda.

Pengambilan Keputusan Lebih Cepat dan Lebih Baik

Dengan adanya data penjualan dari penggunaan planogram, toko dapat membuat keputusan yang lebih baik, dan dengan cepat. Data yang diperoleh dari planogram dapat membantu toko membuat keputusan penting dalam hitungan detik.

Mungkin ini berarti memindahkan produk ke lokasi yang lebih baik karena hasil penjualan tidak sesuai dengan target, atau mungkin memutuskan untuk menambahkan produk baru ke toko karena produk tersebut memiliki peningkatan permintaan. Dengan pengambilan keputusan yang lebih baik, toko dapat lebih efektif dan efisien dalam pengelolaannya dan mendapatkan penghasilan yang lebih besar.

Keuntungan Menggunakan Planogram Deskripsi
Meningkatkan Penjualan Pelanggan cenderung membeli lebih banyak produk ketika mereka dapat menemukan produk yang mereka cari dengan mudah dan cepat.
Peningkatan Efisiensi Stok Dengan memantau perkembangan penjualan melalui data penjualan dan memperbarui planogram secara berkala, toko dapat mempertahankan tingkat stok yang ideal dalam toko mereka.
Meningkatkan Pengalaman Pelanggan Dengan menampilkan produk secara tepat dan menyenangkan di lokasi yang sesuai, pelanggan akan merasa lebih terlibat dengan toko dan merasa lebih nyaman ketika berbelanja.
Meningkatkan Biaya Operasional Dengan planogram, toko dapat mengoptimalkan ruang toko dan menyesuaikannya dengan ukuran dari produk yang dijual, memengaruhi langsung biaya operasional toko dan profitabilitas.
Pengambilan Keputusan Lebih Cepat dan Lebih Baik Data yang diperoleh dari penggunaan planogram dapat membantu toko membuat keputusan penting dalam hitungan detik.

Terima Kasih Atas Perhatiannya

Sekarang, kalian sudah paham dengan pengertian planogram dan bagaimana hal tersebut dapat membantu bisnis kalian. Ingatlah bahwa sebuah tampilan produk yang baik dapat meningkatkan penjualan dan memikat pelanggan. Jangan lupa untuk selalu memperbarui planogram kalian secara berkala untuk menjaga relevansi dengan tren terbaru dan kebutuhan pelanggan. Dengan demikian, bisnis kalian akan semakin sukses dan berkembang. Terima kasih telah membaca artikel ini, jangan lupa kunjungi kami lagi nanti ya! Salam sukses!