Pengertian Jangka Sorong: Alat Pengukur Presisi dalam Dunia Industri

Jangka Sorong atau juga biasa disebut Vernier Caliper merupakan alat ukur yang sering digunakan dalam dunia industri dan teknik mesin. Alat ukur ini memiliki kemampuan untuk mengukur diameter dalam, diameter luar, dan kedalaman suatu benda dengan sangat presisi. Dalam penggunaannya, alat ukur ini juga dilengkapi dengan skala vernier yang membantu akurasi pengukuran benda yang diukur lebih signifikan dan lebih tepat. Dengan adanya jangka sorong, para teknisi dan insinyur dapat dengan mudah dan akurat mengukur dimensi suatu material yang dibutuhkan untuk memastikan ketepatan hasil produknya.

Sejarah dan Penggunaan Jangka Sorong

Jangka sorong adalah alat ukur yang telah digunakan sejak zaman kuno di berbagai belahan dunia. Pada era Mesir kuno, para insinyur menggunakan versi awal jangka sorong untuk mengukur luas tanah dan membangun piramida. Di Tiongkok, jangka sorong juga digunakan sebagai alat pengukur pada abad ke-2 Masehi.

Tetapi versi modern dari jangka sorong dirancang oleh Joseph R. Brown pada tahun 1851 yang disebutkan dalam buku Antiques Roadshow penulis Carol Prisant. Alat pengukur ini terdiri dari dua bagian: badan jangka sorong dan pindah bawah-nya yang bisa membuka dan menutup rahang pengukur. Satu sisi dari alat pengukur memiliki skala dalam sentimeter dan sisi lain dari alat pengukur memiliki skala dalam inci.

Alat pengukur ini digunakan di berbagai industri seperti manufaktur, otomotif, pesawat terbang, dan teknik sipil untuk mengukur kepresisian dan tingkat akurasi dari suatu benda atau komponen. Jangka sorong juga sering digunakan oleh para pemain musik untuk mengukur jarak antara fret pada sejumlah instrumen seperti gitar dan bass.

Cara Menggunakan Jangka Sorong

Cara menggunakan jangka sorong relatif mudah dan sederhana asalkan memahami langkah-langkah dasarnya. Beberapa langkah yang perlu diikuti untuk menggunakan jangka sorong yaitu:

1. Menjepit Benda/Objek yang akan diukur

Langkah pertama dalam menggunakan jangka sorong adalah dengan menjepit benda atau objek yang akan diukur. Pastikan bahwa benda/objek terletak di antara rahang pengukur dengan baik dan rapat agar hasil pengukuran yang didapatkan lebih akurat.

2. Mengatur Nol pada Jangka Sorong

Setelah menjepit benda/objek, langkah kedua adalah menyetel nol pada jangka sorong. Caranya dengan memperhatikan bahwa angka pada skala jangka sorong bertepatan (sama dengan) angka pada skala vernier. Kemudian, gerakkan pindah bawah sampai sesuai dengan rahang bawah-nya.

3. Membaca Skala Utama

Langkah ketiga adalah membaca skala utama pada jangka sorong. Skala utama tersebut sering kali ditemukan pada badan jangka sorong dan memiliki satuan ukuran yang berbeda-beda tergantung pada jenis jangka sorong yang digunakan. Setelah membaca skala utama, catat angka pengukuran yang didapatkan.

4. Membaca Skala Vernier

Langkah terakhir dalam menggunakan jangka sorong adalah membaca skala vernier. Skala ini sering ditemukan pada pindah bawah-nya dan membaca satuan yang lebih kecil daripada skala utama. Setelah membaca skala vernier, tentukan angka pengukuran dengan memindahkan kelipatan 0,02mm pada skala vernier sampai sesuai dengan tanda pada skala utama.

Jenis-jenis Jangka Sorong

Terdapat beberapa jenis jangka sorong yang tersedia di pasaran dengan berbagai ukuran dan fungsinya. Berikut adalah beberapa jenis jangka sorong yang paling umum digunakan:

1. Jangka Sorong Biasa

Ini adalah jenis jangka sorong yang paling umum dan sering digunakan dalam hal pengukuran. Biasanya, alat ukur ini memiliki pengukuran standar mulai dari 150-300mm. Selain itu, jangka sorong biasa juga memiliki berbagai variasi ukuran dari jangka sorong mini hingga jangka sorong besar.

2. Jangka Sorong Digital

Jangka sorong digital merupakan jenis jangka sorong modern yang dilengkapi dengan fitur digital untuk menghasilkan hasil pengukuran yang lebih akurat dan cepat. Serupa dengan jangka sorong biasa, bentuk dan pengukurannya juga bervariasi.

3. Jangka Sorong Tirus

Ini adalah jenis jangka sorong yang memiliki rahang yang melengkung yang memungkinkannya untuk mengukur bagian dalam suatu benda atau objek. Biasanya, dengan jangka sorong tirus, kita bisa mengukur tepi luar, dalam, maupun dalam siku pada sebuah benda.

4. Jangka Sorong Khusus

Jangka sorong khusus dirancang untuk tujuan pengukuran tertentu seperti untuk mengukur kedalaman lubang, ketebalan plat logam, dan sebagainya.

5. Jangka Sorong Mikrometer

Jangka sorong mikrometer atau mikrometer sekrup adalah jenis jangka sorong yang umumnya digunakan dalam otomotif, manufaktur, dan industri teknik. Alat ukur ini cukup fashionabel karena penggunaan skala vernier yang lebih akurat,

Kesimpulan

Jangka sorong adalah alat ukur presisi dalam berbagai industri dengan berbagai jenis dan ukuran yang berbeda-beda. Namun, agar Anda bisa menggunakan alat ukur ini dengan baik, diperlukan pemahaman tentang cara kerjanya dan penggunaan yang tepat demi dapat menghasilkan pengukuran yang lebih akurat dan akurat. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda untuk memahami lebih lanjut mengenai pengertian jangka sorong dan penggunaannya.

Penggunaan Jangka Sorong

Setelah mengetahui pengertian jangka sorong, tentunya penting juga untuk mengetahui bagaimana jangka sorong digunakan. Berikut ini adalah beberapa penggunaan jangka sorong:

1. Mengukur diameter maupun panjang benda

Jangka sorong bisa digunakan untuk mengukur baik diameter maupun panjang benda. Dengan cara merapatkan kedua rahang pengukur pada benda yang akan diukur, kemudian melihat pembacaan pada skala.

2. Mengukur jarak antar benda

Selain untuk mengukur diameter dan panjang benda, jangka sorong juga dapat digunakan untuk mengukur jarak antar dua benda. Caranya sama seperti pada penggunaan sebelumnya, dengan hanya merapatkan kedua rahang pengukur pada kedua benda yang akan diukur.

3. Mengukur ketebalan suatu benda

Untuk mengukur ketebalan suatu benda, Anda bisa menggunakan jangka sorong dengan cara merapatkan rahang pengukur pada kedua sisi benda yang akan diukur hingga kencang. Kemudian, lihat pembacaan pada skala.

4. Mengukur sudut benda

Selain itu, jangka sorong juga dapat digunakan untuk mengukur sudut pada benda. Caranya dengan menggunakan sudut yang terdapat pada jangka sorong dan menempatkannya di atas benda yang akan diukur.

5. Mengukur kedalaman lubang

Dengan menggunakan jangka sorong, Anda bisa mengukur kedalaman lubang dengan cara memasukan rahang pengukur kedalam lubang kemudian melihat pembacaan pada skala.

6. Mengukur celah antara dua benda

Jangka sorong juga dapat digunakan untuk mengukur celah antara dua benda. Caranya dengan merapatkan kedua rahang pengukur pada celah benda yang akan diukur.

7. Mengukur ketinggian benda

Anda juga bisa menggunakan jangka sorong untuk mengukur ketinggian benda dengan memasukan rahang pengukur pada sisi benda yang akan diukur.

8. Untuk industri manufaktur

Jangka sorong sangat penting untuk digunakan pada industri manufaktur. Dalam industri manufaktur, ketelitian suatu produk sangat penting dan jangka sorong membantu banyak dalam hal ini.

9. Untuk medis

Jangka sorong juga digunakan dalam bidang medis untuk mengukur panjang tulang dan jarak antar kaki pada bayi.

10. Untuk otomotif

Jangka sorong juga sangat penting untuk digunakan pada bidang otomotif. Dalam bidang otomotif, jangka sorong digunakan untuk mengukur berbagai macam komponen mobil atau sepeda motor seperti kampas rem, bearing, dan lainnya sehingga menghasilkan ketelitian pengukuran yang tinggi dan sesuai dengan standar.

Penggunaan Jangka Sorong pada Berbagai Bidang

Jangka sorong memang dikenal sebagai salah satu alat pengukur yang paling serbaguna karena dapat digunakan pada berbagai bidang. Berikut adalah beberapa bidang yang menggunakan jangka sorong:

Bidang Contoh Penggunaan Jangka Sorong
Pertanian Pengukuran ketinggian maupun lebar batang pohon, ukuran panjang dan lebar biji, serta jarak antara tanaman yang ditanam
Mesin Pengukuran diameter poros mesin, ketebalan plat besi, maupun jarak antara roda gigi pada mesin
Teknik sipil Pengukuran ketebalan dinding bangunan, kedalaman lubang bor, maupun diameter pipa saluran air
Elektronik Pengukuran ukuran dan jarak komponen elektronik, ketebalan kabel listrik, dan ketebalan chip
Industri Pengukuran diameter benda yang akan di-produksi, jarak antara benda kerja dan pisau mesin, serta ketebalan plat yang akan dilas

Selain itu, jangka sorong sering digunakan dalam dunia kerajinan tangan, seperti pengukuran jarak dan lebar potongan kain, ketebalan kertas, dan ukuran diameter benang.

Dalam industri manufaktur, jangka sorong juga digunakan untuk memeriksa kualitas produk akhir. Produk yang dihasilkan harus sesuai dengan ukuran yang telah ditentukan pada spesifikasi produk. Jika ukuran produk akhir tidak sesuai, maka bisa menimbulkan masalah kualitas dan efisiensi produksi.

Dengan kegunaan yang begitu beragam, jangka sorong menjadi salah satu alat yang sangat diandalkan dalam berbagai bidang. Kini dengan adanya teknologi, ada juga jangka sorong digital yang lebih canggih dan akurat dalam pengukuran, sehingga memudahkan pekerjaan para profesional dalam mengukur suatu benda dan memastikan ketepatan ukuran yang diperlukan.

Terima Kasih Sudah Membaca

Itulah pengertian jangka sorong dan bagaimana cara menggunakannya untuk mengukur sisi dalam, luas luar, dan diameter benda. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda dan membantu memahami penggunaan jangka sorong lebih baik. Jangan lupa untuk kunjungi kembali situs kami untuk artikel menarik lainnya. Sampai jumpa!