Pengertian Sistem Embedded: Definisi, Konsep, dan Contoh

Sistem terbenam adalah komputer yang tersembunyi di dalam sistem yang lebih besar. Komputer ini didesain untuk mengerjakan tugas-tugas tertentu secara otomatis dan bisa ditemukan di sebagian besar peralatan yang memerlukan elektronik. Sebuah sistem terbenam biasanya memakai perangkat keras dan perangkat lunak yang sangat terbatas untuk tugas yang sangat spesifik. Misalnya, sebuah mobil modern dapat mempunyai puluhan sistem terbenam yang bertugas untuk mengontrol mesin, pengaturan pendingin udara, sistem audio, dan banyak lagi lagi.

Pengertian Embedded System: Definisi, Karakteristik, dan Jenis

Embedded system atau disebut juga sistem terbenam adalah suatu sistem komputer yang terdapat pada perangkat yang berfungsi khusus, dan tidak berperan sebagai sebuah PC. Perangkat yang dimaksud bisa bermacam-macam, seperti mobil, mesin, alat angkat, dan lain sebagainya. Embedded system juga menawarkan kemudahan, efisiensi, serta kinerja yang tinggi dalam menjalankan fungsinya.

Definisi Embedded System

Meski tanpa kita sadari, embedded system sudah banyak kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, bagi sebagian orang, mungkin masih asing dengan istilah tersebut. Secara sederhana, embedded system adalah sistem yang terdiri dari mikrokontroler dan aplikasi di dalamnya.

Karakteristik Embedded System

Terdapat beberapa karakteristik yang membedakan embedded system dengan sistem-sistem lainnya, yakni:

  1. Terintegrasi dalam perangkat, sehingga tidak memerlukan interaksi langsung dari pengguna.
  2. Mencakup perangkat keras dan lunak
  3. Dikustomisasi sesuai kebutuhan perangkat tertentu
  4. Memiliki keterbatasan dalam hal ukuran, daya dan memori

Jenis-Jenis Embedded System

Secara umum, embedded system terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan karakteristik fungsinya di dalam suatu perangkat. Berikut jenis embedded system yang bisa Anda ketahui:

1. Automotive Embedded System

Jenis embedded system yang satu ini sering kali kita jumpai pada mobil. Seperti namanya, ia bertanggung jawab dalam mengatur sistem pengendalian mobil dan berbagai perangkat elektronik di dalamnya. Contohnya, sistem penggerak ABS, sistem kamera belakang, dan lainnya.

2. Medical Embedded System

Selain pada mobil, embedded system juga telah digunakan dalam bidang kesehatan. Medical embedded system membantu dalam berbagai aspek medis, seperti alat pacu jantung, alat pengukur gula darah, hingga mesin MRI.

3. Communication Embedded System

Embedded system jenis ini banyak digunakan dalam komunikasi nirkabel, seperti pada telefon genggam, sistem pemancar TV, dan layanan internet.

4. Aviation Embedded System

Jenis embedded system ini digunakan di pesawat terbang untuk memantau sistem pengendalian, sistem navigasi dan sistem keselamatan penerbangan. Komponen yang digunakan dalam industri penerbangan bahkan harus melewati proses pengujian yang sangat ketat untuk menjamin kualitasnya.

5. Embedded Control Systems

Jenis terakhir dari embedded system adalah embedded control systems. Pada jenis ini, embedded system digunakan dalam mengendalikan suatu perangkat, seperti memonitor suhu pada pendingin ruangan, memantau keadaan peternakan, dan masih banyak lainnya.

Kesimpulan

Embedded system memang banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Ia memiliki banyak ragam fungsi dan karakteristik yang mendukung, mulai dari sistem kendaraan, kesehatan, komunikasi, penerbangan, hingga kontrol pada suatu perangkat. Dengan kekhasannya, embedded system memungkinkan kita mendapatkan kinerja yang efisien dan optimal.

Pengertian Embedded System

Setelah memahami apa yang dimaksud dengan “embedded system”, waktu yang tepat untuk membahas pengertian lebih dalam tentang teknologi ini.

1. Definisi Embedded System
Embedded system merupakan sistem komputer yang terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak yang dirancang untuk melakukan tugas tertentu. Biasanya, sistem ini terpasang pada perangkat elektronik seperti kendaraan, mesin, peralatan rumah tangga, dan sebagainya.

2. Karakteristik Embedded System
Karakteristik utama dari sistem embedded antara lain keterbatasan daya, keterbatasan memori, dan real-time computing. Hal yang membedakan sistem embedded dari sistem komputer standar adalah fokus pada tugas tertentu dan tidak memerlukan interaksi manusia.

3. Perbedaan Embedded System dan Sistem Komputer Standar
Embedded system dan sistem komputer standar memiliki perbedaan pada arsitektur perangkat keras, sistem operasi, dan tujuan penggunaannya. Sistem komputer standar memiliki perangkat keras yang lebih kuat dan sistem operasi yang lebih fleksibel dibandingkan dengan embedded system.

4. Contoh Embedded System
Contoh dari implementasi embedded system adalah pada mobil modern dengan sistem navigasi, printer dengan prosesor bawaan, dan industri otomatisasi.

5. Peran Embedded System dalam Keamanan
Implementasi pada embedded system juga dapat digunakan pada sistem keamanan. Hal ini terlihat pada penggunaan sensor gerak pada alat pelindung keselamatan pekerja pada mesin industri dan pada mobil modern yang memiliki kamerasensor untuk membantu proses parkir.

6. Proses Desain Sistem Embedded
Proses desain sistem embedded dimulai dengan merancang perangkat keras, memilih sistem operasi yang sesuai, dan mengembangkan aplikasi yang diperlukan. Keseluruhan proses ini harus melakukan uji coba terhadap aplikasi pada sistem embedded secara intensif.

7. Keuntungan Penggunaan Embedded System
Penggunaan embedded system sangat menguntungkan, antara lain karena ukuran yang lebih kecil, efisiensi daya yang tinggi, biaya produksi yang lebih rendah, dan performa yang cepat.

8. Ketergantungan Industri akan Embedded System
Industri saat ini semakin bergantung pada sistem embedded, khususnya pada industri otomotif dan elektronik. Hal ini dapat dilihat pada perangkat elektronik yang kita manfaatkan sehari-hari, mulai dari handphone hingga kendaraan elektrik.

9. Tantangan Penggunaan Embedded System
Penggunaan embedded system juga mempertimbangkan tantangan seperti keterbatasan memori dan daya, utamanya pada implementasi pada perangkat yang memiliki ukuran kecil. Hal ini mendorong para insinyur untuk mengembangkan teknologi yang semakin efektif dan efisien.

10. Masa Depan Embedded System
Dengan semakin berkembangnya teknologi, embedded system di masa depan akan semakin dikembangkan. Contohnya adalah pada implementasi pada sensor pintar untuk memonitor lingkungan dan lebih banyak manfaat yang dapat diberikan dengan teknologi yang lebih canggih di masa depan.

Keuntungan Embedded System

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, Embedded System memiliki banyak manfaat yang bisa memberikan solusi untuk berbagai persolan elektronik. Berikut adalah beberapa keuntungan Embedded System:

1. Kinerja Yang Stabil

Embedded System bisa dikustomisasi dan dirancang sesuai dengan kebutuhan perangkat elektroniknya. Dalam artian, sistem ini dirancang untuk kerja yang konsisten dan stabil. Apabila terjadi kerusakan, biasanya seluruh sistem Embedded akan mengalami kerusakan. Namun, hal ini sangat jarang terjadi karena sudah melalui beberapa proses pengujian yang ketat, baik hardware maupun software.

2. Desain yang Kecil, Namun Kuat

Embedded System biasanya memiliki ukuran yang kecil, namun bisa memiliki kinerja yang sangat kuat. Ini sangat cocok untuk digunakan pada perangkat yang berukuran kecil, seperti telepon genggam atau kamera digital.

3. Konsumsi Energi yang Rendah

Embedded System biasanya dikembangkan dengan menggunakan baterai atau listrik hemat energi. Hal ini karena sistem ini memiliki kecepatan pengolahan data yang tidak terlalu tinggi. Sehingga, konsumsi energi yang dibutuhkan sangat minim.

4. Mudah Menerima Perintah

Embedded System sangat mudah menerima perintah dari pengguna karena sudah dirancang untuk dapat menangkap sinyal input dengan baik. Dalam artian, sistem ini sudah dilengkapi dengan antarmuka yang mudah digunakan oleh pengguna.

5. Harga yang Bersahabat

Embedded System sangat mudah dan murah untuk diproduksi, sehingga bisa dijual dengan harga yang relatif bersahabat. Ini sangat cocok untuk perangkat elektronik yang dijual dalam jumlah besar seperti telepon genggam atau kamera digital.

Keuntungan Embedded System
Kinerja yang stabil
Desain yang kecil, namun kuat
Konsumsi energi yang rendah
Mudah menerima perintah
Harga yang bersahabat

Terima Kasih Telah Membaca Tentang Pengertian Embedded System

Nah, itulah dia penjelasan mengenai pengertian embedded system. Semoga artikel ini dapat memberikan gambaran yang jelas dan mudah dipahami mengenai sistem tersebut. Terima kasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca. Jangan lupa untuk berkunjung kembali di kemudian hari untuk menemukan informasi menarik dan bermanfaat lainnya! Salam teknologi!