Pengertian Bank Umum dan Fungsinya dalam Perekonomian

Halo! Bagaimana kabarmu semua? Hari ini kita akan membahas tentang pengertian bank umum. Ya, bank umum. Pasti kamu pernah mendengar istilah ini, kan? Seperti namanya, bank umum ini adalah lembaga keuangan yang terbuka untuk umum. Mereka menyediakan berbagai layanan perbankan yang bisa dimanfaatkan oleh siapa saja, mulai dari individu hingga perusahaan besar. Tapi, apa sih sebenarnya pengertian bank umum? Yuk, kita bahas lebih lanjut!

Apa itu Bank Umum?

Bank umum adalah sebuah bank yang menjual secara luas berbagai macam produk layanan keuangan, seperti tabungan, deposito, kartu kredit, pinjaman, asuransi, dan produk investasi. Bank umum terdiri dari berbagai jenis, seperti bank devisa, bank swasta nasional, bank campuran, dan bank asing. Bank umum memiliki izin usaha dari otoritas monetaris nasional, di Indonesia disebut Bank Indonesia, dan biasanya juga terdaftar di bursa efek.

Sejarah Bank Umum di Indonesia

Perkembangan bank umum di Indonesia cukup panjang. Bank pertama yang didirikan di Indonesia adalah De Javasche Bank (DJB) pada tahun 1828, yang kemudian menjadi Bank Indonesia pada tahun 1953 setelah kemerdekaan. Pada tahun 1960-an, pemerintah mulai membuka ruang bagi bank-bank swasta nasional untuk beroperasi, seperti Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Central Asia (BCA). Sejak saat itu, bank umum tumbuh pesat dan semakin banyak bermunculan.

Fungsi Bank Umum

Bank umum memiliki banyak fungsi, di antaranya:

1. Menerima simpanan dari masyarakat
Bank umum menerima berbagai jenis simpanan, seperti tabungan, giro, deposito berjangka, dan setoran awal untuk membuka rekening.

2. Memberikan kredit
Bank umum memberikan pinjaman kepada nasabah untuk aktivitas usaha atau keperluan pribadi, seperti kredit modal kerja, kredit investasi, dan kredit konsumsi.

3. Memberikan jasa perbankan lainnya
Bank umum juga memberikan berbagai jasa perbankan lainnya, seperti penyediaan kartu kredit, jasa transfer, dan jasa keamanan bertransaksi.

4. Menjaga keamanan dana nasabah
Bank umum bertanggung jawab untuk menjaga keamanan dana nasabah dan melakukan pengawasan keuangan yang ketat.

5. Berperan dalam perekonomian nasional
Bank umum juga berperan penting dalam perekonomian nasional, seperti menjadi mediator antara pihak yang membutuhkan dana dan pihak yang memiliki sumber dana.

Pengertian Bank Umum Konvensional

Bank umum konvensional adalah bank yang beroperasi dengan prinsip-prinsip konvensional, di mana keuntungan diperoleh dengan cara mengambil perbedaan bunga antara dana yang diinvestasikan dan bunga yang diberikan kepada pihak yang meminjam. Bank umum konvensional juga mengeluarkan produk-produk syariah, namun produk-produk ini disediakan di bawah unit bisnis khusus.

Pengertian Bank Umum Syariah

Bank umum syariah adalah bank yang beroperasi dengan prinsip-prinsip syariah, di mana keuntungan diperoleh dengan cara membagi hasil antara bank dan nasabah yang melakukan investasi. Produk-produk di bank umum syariah juga sesuai dengan prinsip syariah, seperti mudharabah, musharakah, dan murabahah.

Perbedaan Bank Umum Konvensional dengan Bank Umum Syariah

Beberapa perbedaan antara bank umum konvensional dengan bank umum syariah antara lain:

1. Prinsip operasi
Bank umum konvensional beroperasi berdasarkan prinsip bunga atau riba, sementara bank umum syariah beroperasi berdasarkan prinsip bagi hasil.

2. Produk
Produk yang ditawarkan bank umum konvensional dan bank umum syariah berbeda. Bank umum syariah menyediakan produk-produk sesuai dengan prinsip syariah, seperti mudharabah, musharakah, dan murabahah.

3. Hukum
Bank umum konvensional diatur oleh hukum positif, sementara bank umum syariah diatur oleh hukum syariah.

Keunggulan Bank Umum Syariah

Ada beberapa keunggulan bank umum syariah, yaitu:

1. Transaksi halal
Semua produk yang disediakan bank umum syariah bersifat halal dan sesuai dengan hukum syariah. Dalam transaksi, bank umum syariah tidak terlibat dalam bisnis yang dianggap haram atau merugikan masyarakat.

2. Keamanan
Bank umum syariah menjaga keamanan dana nasabah dengan ketat dan tidak melakukan spekulasi.

3. Prioritas pada kepentingan masyarakat
Bank umum syariah fokus pada memberikan manfaat bagi masyarakat karena dijalankan berdasarkan prinsip keadilan dan kepentingan bersama.

Jenis-jenis Bank Umum di Indonesia

Di Indonesia, terdapat beberapa jenis bank umum, di antaranya:

1. Bank devisa
Bank devisa adalah bank umum yang beroperasi di bidang valuta asing serta memiliki izin untuk melakukan transaksi valuta asing di pasar uang internasional.

2. Bank Swasta Nasional
Bank swasta nasional adalah bank umum yang dimiliki oleh perorangan atau perusahaan swasta dalam negeri.

3. Bank Campuran
Bank campuran adalah bank umum yang dimiliki bersama oleh pemerintah dan perusahaan swasta, baik nasional maupun asing dalam negeri.

4. Bank Asing
Bank asing adalah bank umum yang beroperasi di Indonesia dan dimiliki oleh perusahaan dari negara lain.

Cara Memilih Bank Umum

Agar dapat memilih bank umum yang terbaik, ada beberapa hal yang dapat diperhatikan, yaitu:

1. Produk dan Layanan
Memilih bank umum yang memberikan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan, seperti produk tabungan, deposito, dan kredit.

2. Biaya
Membandingkan biaya produk dan layanan antara bank umum yang berbeda untuk memilih yang paling terjangkau.

3. Keamanan
Memastikan cek kredibilitas dan keamanan sebuah bank umum melalui laporan dan opini audit independen.

4. Lokasi dan Aksesibilitas
Memilih bank umum dengan berbasis teknologi informasi, serta memudahkan akses pada layanan perbankan melalui ATM atau internet banking.

Penutup

Bank umum memainkan peran dan fungsi yang penting dalam kegiatan perekonomian nasional, meningkatkan kemudahan dan mempermudah transaksi keuangan. Dalam memilih sebuah bank umum, baik konvensional atau syariah, sebaiknya memerhatikan produk, biaya, dan ketersediaan layanan dalam beberapa bahkan beberapa bank, supaya terbukti dari sisi terbaik dari kebutuhan masing-masing pengguna layanan perbankan.

10 Macam-Macam Bank Umum di Indonesia

Tahukah kamu bahwa di Indonesia terdapat banyak sekali bank umum? Masing-masing bank umum memiliki peran dan fungsi yang berbeda-beda. Nah, berikut ini adalah 10 macam-macam bank umum di Indonesia.

1. Bank BRI

Bank BRI atau Bank Rakyat Indonesia adalah salah satu bank umum yang pertama kali berdiri di Indonesia. Bank ini berfokus pada layanan perbankan untuk masyarakat kecil dan menengah, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Tabungan Simpedes.

2. Bank Mandiri

Bank Mandiri merupakan hasil penggabungan Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, Bank Exim dan Bank Industri. Bank ini menjalankan banyak program untuk membantu sektor perekonomian Indonesia, seperti Kredit Usaha Mikro (KUM) dan Kredit Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

3. Bank BNI

Bank BNI atau Bank Negara Indonesia merupakan bank umum berupa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pertama yang berdiri di Indonesia pada tahun 1946. Bank BNI menawarkan berbagai produk dan layanan perbankan, seperti tabungan, deposito, dan kredit.

4. Bank BTN

Bank BTN atau Bank Tabungan Negara memfokuskan diri pada pembiayaan rumah. Produk-produk andalannya antara lain Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan tabungan haji.

5. Bank Danamon

Bank Danamon menyediakan layanan perbankan konsumer, SME dan korporasi. Produk-produk unggulan adalah kredit usaha, pembiayaan rumah, dan kartu kredit.

6. Bank CIMB Niaga

Bank CIMB Niaga adalah bank dengan fokus pada bisnis komersial dan konsumer. Mereka menawarkan jasa layanan perbankan, seperti tabungan, deposito, kredit usaha, kartu kredit, dan internet banking.

7. Bank OCBC NISP

OCBC NISP adalah bank umum yang telah berdiri di Indonesia sejak tahun 1941. Saat ini OCBC NISP meliputi berbagai produk dan layanan perbankan, seperti tabungan, deposito, kredit dan internet banking.

8. Bank Mega

Bank Mega merupkan salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia. Produk-produk unggulan Bank Mega meliputi kredit pemilikan rumah (KPR), kartu kredit dan asuransi.

9. Bank Permata

Bank Permata pernah dikendalikan oleh StanChart dan Astra International, tetapi sejak akuisisi oleh Bangkok Bank, bank tersebut menjadi bank komersial swasta. Produk andalannya adalah tabungan, deposito, kredit dan kartu kredit.

10. Bank Panin

Bank Panin merupkan bank swasta tertua di Indonesia. Produk andalannya adalah kredit usaha, kartu kredit dan internet banking.

Nah, itulah 10 macam-macam bank umum yang ada di Indonesia, masing-masing dengan fokus dan produk unggulan yang berbeda-beda. Sebagai masyarakat, pastikan kamu memilih bank yang sesuai dengan kebutuhanmu.

Apa Saja Jenis-jenis Bank Umum?

Pengertian bank umum sudah kita ketahui sebelumnya. Namun, tahukah kamu bahwa bank umum memiliki jenis-jenis yang berbeda? Di Indonesia, bank umum memiliki tiga jenis, yaitu:

Jenis Bank Pengertian
Bank Umum Milik Pemerintah Bank umum yang kepemilikannya dimiliki oleh pemerintah. Contoh bank yang termasuk dalam kategori ini adalah Bank BRI, Bank Mandiri, dan lain sebagainya.
Bank Umum Milik Swasta Nasional Bank umum yang kepemilikannya dimiliki oleh swasta nasional. Contoh bank yang termasuk dalam kategori ini adalah Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Danamon.
Bank Umum Asing Bank umum yang kepemilikannya dimiliki oleh investor asing. Contoh bank yang termasuk dalam kategori ini adalah Bank HSBC, Bank BNP Paribas, dan sebagainya.

Ketiga jenis bank umum tersebut memiliki pelanggan yang berbeda-beda. Bank milik pemerintah misalnya, memiliki pelanggan yang mayoritas adalah masyarakat dengan berpenghasilan rendah dan menengah. Sedangkan bank milik swasta nasional dan asing memiliki pelanggan dengan berpenghasilan yang lebih tinggi.

Bank Umum Syariah

Selain tiga jenis bank umum yang sudah disebutkan di atas, Indonesia juga memiliki bank umum syariah. Bank umum syariah adalah bank umum yang beroperasi dengan prinsip-prinsip syariah. Prinsip syariah dalam perbankan menekankan pada keadilan, transparansi, dan tanggung jawab sosial.

Beberapa bank umum syariah yang ada di Indonesia antara lain Bank Syariah Mandiri, Bank Muamalat, dan BNI Syariah. Kendati demikian, bank umum syariah belum begitu populer di Indonesia dan masih memiliki pangsa pasar yang kecil.

Bank Devisa dan Non-devisa

Selain membedakan jenis kepemilikan, bank umum juga dapat dibedakan berdasarkan jenis valuta asing. Bank umum yang beroperasi dengan valuta asing disebut bank devisa sedangkan bank umum yang beroperasi dengan mata uang Rupiah disebut bank non-devisa.

Bank devisa umumnya menawarkan produk-produk yang dapat menarik pelanggan yang bertransaksi dengan valuta asing seperti deposito valas dan kartu kredit valas. Sedangkan bank non-devisa menawarkan produk-produk yang dapat menarik pelanggan yang bertransaksi dengan mata uang Rupiah seperti kredit usaha mikro dan tabungan.

Bank BUMN (Badan Usaha Milik Negara)

Selain bank umum yang dimiliki oleh negara, Indonesia juga memiliki bank BUMN atau Badan Usaha Milik Negara. Bank BUMN adalah bank yang kepemilikannya dimiliki oleh negara dan memiliki fungsi sosial ekonomi untuk mendukung pembangunan nasional.

Beberapa bank BUMN yang ada di Indonesia antara lain PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Bank BUMN cenderung lebih fokus pada pengembangan sektor-sektor ekonomi yang dipandang strategis seperti sektor pertanian dan infrastruktur.

Bank Pembangunan

Terakhir, jenis bank umum yang harus kamu ketahui adalah bank pembangunan. Bank pembangunan adalah bank yang berfokus pada pembiayaan pembangunan. Bank pembangunan sering kali digunakan oleh pemerintah untuk membangun infrastruktur dan membiayai proyek-proyek strategis nasional.

Beberapa bank pembangunan yang ada di Indonesia antara lain Bank Pembangunan Indonesia (BPD), Bank Pembangunan Jawa Tengah, dan Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat. Meskipun begitu, bank pembangunan juga dapat digunakan oleh sektor swasta untuk membiayai proyek-proyek besar.

Terima Kasih Telah Membaca

Nah, itulah pengertian bank umum yang mungkin selama ini kamu belum tau. Semoga artikel ini bisa memberikan pemahaman yang lebih terkait dengan bank umum. Kalau kamu butuh saran atau ingin tahu tentang topik tertentu lainnya, jangan ragu untuk berkomentar di bawah ya. Sampai jumpa kembali di artikel kami selanjutnya!