Pengertian Anjak Piutang dan Cara Kerjanya di Indonesia

Anjak piutang atau yang lebih dikenal dengan istilah factoring, merupakan sebuah layanan keuangan yang semakin populer saat ini. Bagi beberapa orang, anjak piutang mungkin masih terdengar asing dan sulit dipahami. Namun sebenarnya, konsep anjak piutang sangat sederhana dan bermanfaat terutama bagi para pengusaha dan pelaku bisnis. Dalam artikel ini, kami akan membahas pengertian anjak piutang secara lengkap dan ringan agar dapat dipahami oleh semua orang.

Apa yang Dimaksud dengan Anjak Piutang?

Anjak piutang adalah sebuah kegiatan usaha di mana suatu perusahaan atau lembaga keuangan membeli surat-surat berharga yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan atau individu secara tunai. Dalam kegiatan ini, perusahaan yang menjual surat-surat berharga tersebut akan memperoleh dana tunai dari perusahaan atau lembaga keuangan yang membeli, sehingga perusahaan yang menjual surat-surat berharga tersebut dapat memperoleh likuiditas dalam waktu singkat.

Berikut adalah beberapa subtopik penting yang perlu Anda ketahui terkait anjak piutang:

1. Manfaat Anjak Piutang untuk Pihak yang Menjual Surat Berharga

Manfaat dari anjak piutang adalah meningkatkan likuiditas perusahaan yang menjual surat-surat berharga tersebut. Dalam kegiatan ini, perusahaan atau lembaga keuangan yang membeli surat-surat berharga tersebut akan membayar tunai, sehingga perusahaan yang menjual surat-surat berharga tersebut memperoleh dana tunai yang dapat digunakan untuk keperluan lainnya.

2. Persyaratan yang Harus Dipenuhi untuk Melakukan Anjak Piutang

Untuk melakukan anjak piutang, terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh perusahaan yang menjual surat-surat berharga tersebut. Beberapa persyaratan tersebut antara lain adalah surat-surat berharga yang dijual harus valid dan sah, serta harus memiliki tanggal jatuh tempo yang masih lama.

3. Jenis Surat Berharga yang Dapat Dijanjikan

Surat-surat berharga yang dapat dijanjikan dalam kegiatan anjak piutang dapat berupa obligasi, surat berharga komersial, wesel tagih, cek, dan kartu kredit.

4. Proses Anjak Piutang

Proses anjak piutang dimulai dari pengajuan permohonan oleh perusahaan yang ingin menjual surat-surat berharga kepada perusahaan atau lembaga keuangan yang bergerak di bidang anjak piutang. Setelah persyaratan terpenuhi dan perjanjian jual beli surat-surat berharga disepakati, maka perusahaan yang menjual surat-surat berharga akan menerima dana tunai dari perusahaan atau lembaga keuangan tersebut.

5. Keuntungan yang Diperoleh oleh Perusahaan atau Lembaga Keuangan yang Melakukan Anjak Piutang

Perusahaan atau lembaga keuangan yang melakukan anjak piutang akan mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual dan harga beli dari surat-surat berharga yang ditransaksikan.

6. Risiko yang Harus Dihadapi oleh Perusahaan atau Lembaga Keuangan yang Melakukan Anjak Piutang

Ada beberapa risiko yang harus dihadapi oleh perusahaan atau lembaga keuangan yang melakukan anjak piutang, antara lain risiko kegagalan pembayaran dari pihak yang menjual surat-surat berharga, risiko likuiditas terhadap perusahaan atau lembaga keuangan tersebut, dan risiko terjadinya penurunan nilai surat-surat berharga karena isu-isu yang terkait dengan kinerja perusahaan atau masalah ekonomi global.

7. Perbedaan antara Anjak Piutang dengan Kredit

Anjak piutang berbeda dengan kredit, karena dalam kegiatan anjak piutang perusahaan yang menjual surat-surat berharga akan mendapatkan dana tunai secara langsung dari perusahaan atau lembaga keuangan yang membeli surat-surat berharga tersebut, sementara dalam kredit perusahaan harus membayar bunga secara periodik dan cicilan utang dalam jangka waktu tertentu.

8. Proses Penyelesaian Anjak Piutang yang Bermasalah

Jika terjadi masalah dalam penyelesaian transaksi anjak piutang, baik dari pihak pembeli maupun penjual, maka harus melalui proses penyelesaian sengketa di lembaga arbitrase yang ditunjuk oleh kedua belah pihak.

9. Regulasi yang Mengatur Anjak Piutang di Indonesia

Di Indonesia, anjak piutang diatur oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas dan Peraturan Bank Indonesia Nomor 14/23/PBI/2012 tentang Penjajakan, Pengajuan, dan Pelaksanaan Produk Anjak Piutang.

10. Kesimpulan

Anjak piutang merupakan sebuah kegiatan usaha yang menguntungkan baik bagi pihak yang menjual surat-surat berharga maupun bagi perusahaan atau lembaga keuangan yang membeli surat-surat berharga tersebut. Namun, sebelum melakukan kegiatan ini, perusahaan atau lembaga keuangan harus mempersiapkan diri dengan baik, termasuk memenuhi persyaratan yang diatur oleh regulasi yang berlaku dan melakukan analisis risiko yang cermat.

Manfaat dan Keuntungan dari Anjak Piutang

Anjak piutang sebagai sebuah strategi bisnis yang efektif, memiliki manfaat yang besar bagi pelaku bisnis maupun nasabah. Berikut adalah beberapa manfaat dan keuntungan yang akan kamu dapatkan sebagai pelaku bisnis ketika mengajukan layanan anjak piutang.

1. Kemudahan Prosedur

Dalam proses anjak piutang, prosedur yang harus dilalui sangat sederhana dan mudah. Nasabah hanya perlu memenuhi persyaratan dasar dari pihak pembiaya seperti memiliki piutang usaha, bukti legalitas usaha, dan dokumen legalitas lainnya.

2. Akses Keuangan yang Lebih Mudah

Dengan adanya anjak piutang, pelaku bisnis dapat dengan mudah mengakses sumber dana, tanpa harus menunggu waktu yang lama. Ini sangat membantu dalam menyelesaikan masalah finansial dan membuka peluang investasi baru bagi usaha.

3. Menambah Cash Flow Usaha

Bisnis yang memiliki kendala cash flow dapat memanfaatkan anjak piutang untuk memperoleh tambahan kas yang akan digunakan untuk menjalankan operasional usaha sehari-hari. Dengan demikian, kebutuhan keuangan bisnis mendapatkan peningkatan dan dapat membantu memperkuat posisi keuangan.

4. Menjadi Alternatif Pembiayaan

Bagi bisnis yang kesulitan dalam mencari pembiayaan dari perbankan atau lembaga keuangan, anjak piutang dapat dijadikan sebagai alternatif dalam memperoleh sumber pembiayaan. Bahkan, dengan adanya anjak piutang, bisnis yang baru memulai dapat mempertahankan kelangsungan usahanya.

5. Mengurangi Risiko Piutang Bermasalah

Dalam aktivitas bisnis, risiko piutang bermasalah merupakan hal yang sangat wajar terjadi. Namun, dengan adanya layanan anjak piutang, nasabah tidak perlu khawatir lagi dengan risiko tersebut. Pihak pembiaya yang sudah berpengalaman akan menanganinya secara profesional.

6. Meningkatkan Efisiensi Administrasi

Melalui anjak piutang, pelaku bisnis dapat menghemat waktu dan tenaga dalam melakukan administrasi, seperti penyusunan laporan keuangan, penagihan, dan sebagainya. Sehingga, waktu dan tenaga tersebut dapat dialokasikan untuk hal-hal yang lebih penting dalam pengembangan bisnis.

7. Mengoptimalkan Potensi Keuntungan

Dengan memanfaatkan layanan anjak piutang, pelaku bisnis dapat fokus lebih pada pengembangan bisnis dan mengoptimalkan potensi keuntungan yang akan diperoleh. Dalam jangka pendek, pelaku bisnis dapat memperoleh keuntungan dari kas yang langsung diterima dari anjak piutang.

8. Menjaga Kualitas Hubungan dengan Pelanggan

Saat ini, banyak jenis usaha yang mengandalkan kualitas hubungan dengan pelanggan sebagai salah satu kunci sukses dalam pengembangan bisnis. Dengan menggunakan layanan anjak piutang, pelaku bisnis dapat menjaga kualitas hubungan dengan pelanggan, karena proses penagihan piutang akan dilakukan oleh pihak pembeli.

9. Mengurangi Beban Operasional

Dalam proses operasional usaha, bisnis seringkali mengalami kendala karena terjebak dalam masalah finansial. Dengan adanya anjak piutang, beban operasional yang dihadapi oleh bisnis dapat diatasi, sehingga pelaku bisnis dapat mengalokasikan dana untuk keperluan lainnya.

10. Menignkatkan Kepercayaan Investor

Dalam bisnis, kepercayaan investor sangatlah penting. Dengan adanya anjak piutang, prospek pelaku bisnis menjadi lebih menarik, karena pelaku bisnis dapat menyediakan jaminan di masa yang akan datang.

Keuntungan Menggunakan Layanan Anjak Piutang

Ketika sebuah usaha mengalami kesulitan dalam hal cashflow, salah satu solusi yang bisa ditempuh adalah dengan menggunakan layanan anjak piutang. Meski demikian, masih banyak juga yang belum mengetahui apa saja keuntungan yang bisa didapatkan dengan mengambil opsi ini. Berikut ini beberapa keuntungan yang bisa diambil ketika menggunakan layanan anjak piutang:

1. Memperbaiki Kas Kelola Bisnis

Dalam bisnis, manajemen kas sangat penting untuk memastikan kelangsungan usaha. Dengan menggunakan layanan anjak piutang, bisnis akan merasa lebih mudah untuk mengatur kas dalam kegiatan bisnis sehari-hari. Dalam hal ini, piutang yang belum tertagih dapat segera diselesaikan sehingga kas perusahaan tidak tertahan lama dan bisnis dapat terus berjalan dengan lancar.

2. Meningkatkan Cashflow

Menggunakan layanan anjak piutang memungkinkan bisnis untuk mendapatkan uang dari piutang tanpa harus menunggu waktu yang lama. Dalam hal ini, bisnis akan mendapatkan uang yang diinginkan lebih cepat sehingga kas bisnis dapat meningkat dan meningkatkan cashflow yang dibutuhkan.

3. Menjaga Kepuasan Pelanggan

Penggunaan layanan anjak piutang juga memungkinkan bisnis untuk memilih opsi untuk mempertahankan relasi baik dengan pelanggan. Dalam hal ini, bisnis tidak akan menghiraukan pembayaran yang terlambat dari pelanggan. Sementara piutang diproses melalui layanan anjak piutang, pelanggan masih dapat menikmati layanan atau produk dari bisnis secara normal.

4. Melindungi Bisnis dari Resiko Kredit Macet

Dengan menggunakan layanan anjak piutang, risiko kredit macet akan berkurang karena kepemilikan piutang yang berkaitan dengan perusahaan telah dialihkan. Dalam hal ini, bisnis akan lebih nyaman karena ketika terdapat piutang yang menjadi macet, akan menjadi tanggung jawab pihak yang telah melakukan penjualan piutang tersebut.

5. Mengurangi Biaya Operasional

Banyaknya biaya yang harus dikeluarkan untuk menagih piutang membuat pihak bisnis harus mengeluarkan biaya yang cukup besar. Namun, hal tersebut akan berkurang dengan menggunakan layanan anjak piutang karena pihak anjak piutang-lah yang akan menangani biaya tersebut. Dalam hal ini, bisnis akan lebih menghemat biaya dan masih bisa menjalankan operasional sehari-hari dengan baik.

Keuntungan Menggunakan Layanan Anjak Piutang
Memperbaiki Kas Kelola Bisnis
Meningkatkan Cashflow
Menjaga Kepuasan Pelanggan
Melindungi Bisnis dari Resiko Kredit Macet
Mengurangi Biaya Operasional

Lebih jauh, penggunaan layanan anjak piutang dapat memberikan banyak keuntungan bagi bisnis dalam mengelola kas. Mulai dari mempercepat arus kas, mengurangi biaya operasional hingga meningkatkan kepuasan pelanggan. Dalam hal ini, perusahaan akan menjadi lebih produktif dan efektif dalam kegiatan bisnis secara umum.

Terima Kasih Telah Membaca

Demikianlah pembahasan tentang pengertian anjak piutang yang bisa dijelaskan dengan sederhana dan mudah dipahami. Jangan ragu untuk mengunjungi kembali situs kami untuk memperoleh informasi menarik seputar dunia bisnis. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang ingin mencari solusi untuk meningkatkan likuiditas bisnis. Sampai jumpa di artikel-artikel selanjutnya!