Pengertian Aliran Abstrak dan Karakteristiknya

Aliran abstrak merupakan salah satu aliran seni rupa yang banyak dikenal di dunia, termasuk di Indonesia. Secara umum, aliran ini menggunakan bentuk-bentuk geometris, pola-pola, dan warna-warna yang abstrak untuk membentuk suatu karya seni. Aliran ini juga banyak dipengaruhi oleh seni rupa modernis dan gaya post-impressionis. Meskipun terkesan sederhana dan tidak beraturan, aliran abstrak memiliki nilai estetika yang tinggi dan mampu menyampaikan pesan kepada penikmat seni rupa. Dalam artikel ini, kita akan mengulas pengertian aliran abstrak dengan bahasa yang santai dan mudah dipahami.

Pengertian Aliran Abstrak dan Ciri-cirinya

Pengertian Aliran Abstrak bisa dijelaskan sebagai aliran seni rupa yang menolak representasi visual yang objektif atau realistis. Secara sederhana, Aliran Abstrak mengemukakan bahwa sebuah objek atau gambar dapat dihasilkan tanpa perlu harus merepresentasikan aslinya secara nyata.

Di bawah ini adalah ciri-ciri Aliran Abstrak yang mungkin bisa membantu memahami tentang seni rupa ini:

> Karya seni tidak perlu mewakili objek di dunia nyata

Salah satu ciri khas dari Aliran Abstrak adalah tidak adanya representasi objek yang berhubungan dengan objek di dunia nyata. Dalam penggambaran, benda atau objek diolah hingga menjadi bentuk yang tidak lazim namun tetap memiliki nilai seni yang tinggi.

> Seniman lebih fokus pada bentuk, warna, dan garis

Pada gerakan Abstrak, seorang seniman memacu kreativitas dalam hal bentuk, warna, dan garis. Hal itu dilakukan agar membuka ruang yang lebih besar bagi pengalaman visual baru, yang dirancang tidak hanya untuk menyajikan hal yang objektif, tetapi juga mencerminkan pengalaman emosional individual.

> Karya seni tidak memerlukan konsep utama yang jelas

Aliran Abstrak mempermudah kebebasan artistik dalam mencitakan karya seni. Maka tak heran, jika konsep yang sering dibahas dalam aliran ini tidak fokus pada ide utama yang spesifik. Yang penting adalah kebebasan artistik yang indah dan bernilai.

> Pencapaian seniman oleh pengalaman visual yang sama sekali berbeda

Masing-masing karya seni memiliki bentuk expressie dan alur yang unik. Hal itu membuat pengalaman visual pada setiap karya seni Aliran Abstrak menjadi terasa berbeda-beda dan sangat personal.

> Pemahaman individualistik

Tujuan utama dari seniman Abstrak adalah menciptakan karya seni yang personal. Pengalaman individualistik sangat penting dalam kreativitas seniman yang bisa membuat sebuah karya seni terlahir dengan warna dan bentuk yang amat mendalam.

> Sangat dipengaruhi oleh perkembangan teknologi

Perkembangan teknologi menjadi nilai penting dalam Aliran Abstrak dengan segala bentuk media sosial, situs web dan digital. Banyak seniman Aliran Abstrak saat ini memamerkan karya mereka di situs web yang sangat interaktif dan inovatif.

> Menghadirkan pengalaman visual yang baru

Aliran Abstrak menyajikan pengalaman visual baru yang memungkinkan penonton melihat bentuk-bentuk ritual yang tidak biasa, tapi memiliki hubungan emosional yang besar dengan pengamat.

> Tidak mengikat pada penglihatan dari satu titik pandang saja

Karya seni Aliran Abstrak biasanya sangat cenderung dan bebas dari penglihatan tertentu. Ini sangat menguntungkan dalam menciptakan bentuk dan warna yang sangat variatif dan tak terduga.

> Seni rupa imajinatif

Aliran Abstrak mempergunakan kebebasan artistik dalam merancang dan menciptakan sebuah karya seni, sehingga ini akan memunculkan bentuk imajinatif yang menarik dan berbeda.

> Memiliki unsur kebebasan dan spontanitas

Seni kreatif selalu berkembang dan selalu menemukan hal-hal baru. Dalam Aliran Abstrak, seniman memiliki kebebasan untuk menciptakan karya-karya seni sesuai dengan imajinasi mereka, hal ini memunculkan spontanitas dan membuat karya seni lebih menarik.

> Menjadi representasi dari kebebasan dan eksplorasi diri

Pada Aliran Abstrak, masing-masing seniman memiliki pengalamannya sendiri dalam menciptakan karya seni. Hal itu membuat segala bentuk pengalaman emosi individual dituangkan ke dalam karya seni, sehingga tiap karya seni dalam Aliran Abstrak menjadi representasi dari kebebasan dan eksplorasi diri sang seniman.

Pengertian Aliran Abstrak dan Karakteristiknya

Aliran abstrak merupakan salah satu aliran seni rupa kontemporer yang muncul pada awal abad ke-20. Seni abstrak yang identik dengan penggambaran yang tidak bermakna ini, membuat banyak orang menganggapnya sebagai hal yang sulit dipahami. Namun, sebenarnya seni abstrak memiliki keunikan yang sangat menarik dan telah menjadi inspirasi bagi banyak seniman.

1. Tidak Menunjukkan Objek Yang Nyata

Salah satu karakteristik yang paling kentara pada aliran abstrak adalah penggambarannya yang tidak menunjukkan objek yang nyata. Pada aliran ini, seniman mengeluarkan interpretasi personal dan imajinasi mereka ke dalam lukisan dan meninggalkan penggambaran objek secara realistis. Sehingga, tidak jarang jika lukisan yang dihasilkan terkesan abstrak bagi kebanyakan orang.

2. Berfokus pada Unsur-unsur Visual

Seniman yang mengadopsi aliran abstrak umumnya tidak terlalu memperhatikan bentuk atau objek gambar itu sendiri, melainkan justru lebih fokus pada unsur-unsur visual seperti warna, bentuk, dan garis. Mereka menjadikan unsur-unsur tersebut sebagai media untuk mengekspresikan emosi dan secara bersama-sama menciptakan sebuah visualisasi yang menarik.

3. Cenderung Menggunakan Warna-warna yang Kontras

Sama seperti lukisan-lukisan seni rupa kontemporer yang lain, aliran abstrak cenderung memakai warna-warna yang sangat kontras. Hal ini bertujuan untuk memperjelas pesan yang ingin disampaikan oleh seniman, atau untuk menampilkan emosi tertentu yang ingin ditekankan.

4. Memiliki Bentuk yang Beragam

Bentuk pada aliran abstrak sangat beragam. Ada yang berbentuk garis-garis, titik-titik, dan ada pula yang terlihat seperti sapuan kuas yang tertumpuk. Semua bentuk tersebut dibuat dengan tujuan memberikan suasana dan ekspresi yang berbeda pada lukisan.

5. Menekankan pada Ekspresi Pribadi

Aliran abstrak cenderung menekankan pada ekspresi pribadi sang seniman. Sehingga, tiap hasil karyanya dapat difahami dengan cara yang berbeda-beda tergantung dari interpretasi yang masing-masing orang miliki.

6. Mengutamakan Imajinasi

Imajinasi seniman menjadi bagian penting pada aliran abstrak. Dengan mengutamakan imajinasi, seniman dapat mengekspresikan perasaannya dan menghasilkan karya seni yang lebih personal, utuh, dan artistik.

7. Menciptakan Ruang Baru dalam Lukisan

Dalam aliran abstrak, seniman tidak terikat dengan kaidah dan batasan-batasan pada objek atau bentuk. Hal ini menimbulkan ruang baru dalam lukisan. Sehingga, seniman dapat mengeksplorasi lebih jauh lagi tentang warna, bentuk, dan aspek visual lainnya pada lukisan.

8. Menekankan Perpaduan Antara Warna dan Bentuk

Perpaduan antara warna dan bentuk sangatlah penting pada aliran abstrak karena dapat menghasilkan visualisasi yang unik dan menarik. Seniman yang mengadopsi aliran abstrak memiliki banyak kebebasan untuk menciptakan kombinasi warna dan bentuk yang dapat mengekspresikan ide dan ekspresi pribadinya.

9. Dianggap sebagai Sarana untuk Berkontemplasi

Salah satu nilai positif dari aliran abstrak adalah kemampuan untuk memberikan kesempatan bagi penikmat seni untuk berkontemplasi dan merenung. Seniman yang mengadopsi aliran ini menyampaikan ekspresi atau pesan tertentu melalui media lukisan sehingga memberikan ruang bagi pengamat untuk menyelami lebih dalam tentang maksud dan tujuan seni tersebut.

10. Susunan Visual yang Sarat dengan Makna

Meskipun tidak menampilkan objek nyata, aliran abstrak tetap memiliki susunan visual yang sarat dengan makna. Masing-masing unsur visual yang digunakan saling berinteraksi dan menyampaikan ekspresi atau pesan yang ingin disampaikan oleh seniman. Oleh karena itu, tidak jarang jika lukisan abstrak tersebut memberikan kesan yang lebih kuat daripada lukisan realis.

Pengertian Aliran Abstrak Dalam Seni Rupa

Aliran abstrak dalam seni rupa adalah sebuah gerakan seni yang mengutamakan bentuk dan warna dalam karya seni. Aliran ini tidak mengikuti representasi bentuk asli dari obyek yang digambarkan, melainkan memperlihatkan bentuk sukarela yang tidak terikat pada kenyataan. Dalam aliran abstrak, bentuk yang digambarkan kosong dari makna yang terikat pada objek asli.

Aliran abstrak akhirnya muncul sekitar abad ke-20 sebagai reaksi terhadap gerakan seni representatif atau realis yang ada sebelumnya. Gerakan seni representatif menunjukkan bentuk-bentuk objek yang dapat dikenali secara langsung, namun aliran abstrak melampaui representasi alami, sampai ke bentuk-bentuk non-representatif, tetapi abstrak yang masih memiliki nilai seni yang tinggi.

Dalam aliran abstrak, bentuk dan warna yang ditampilkan bukan lagi menunjukkan objek spesifik yang dapat diidentifikasi secara jelas, melainkan menunjukkan emosi atau perasaan seniman dalam karya seni yang dihasilkan. Hal itu menghantarkan kita pada interpretasi berbeda-beda sehingga terlihat berbeda-beda pula dalam karya yang dihasilkan oleh setiap seniman.

Karakteristik Aliran Abstrak

Aliran abstrak memiliki beberapa karakteristik yang menjadi cirinya, diantaranya:

Bentuk Non-representatif

Aliran abstrak tidak menangkap realitas secara langsung, bentuk-bentuk yang digunakan banyak menggunakan variasi geometris dan bentuk-bentuk sukarela yang hanya ada dalam imajinasi seniman.

Warna yang Bernilai Emosional

Dalam karya aliran abstrak, warna bukan lagi menggambarkan objek seperti pada seni realis, tetapi menjadi elemen penting dalam membangkitkan interpretasi dan emosi pada penikmat seni.

Kebebasan dalam Mengekspresikan diri

Karena aliran ini menekankan pada interpretasi seniman, maka seniman merasa bebas untuk mengeluarkan segala kreativitas dan imajinasinya tanpa batasan yang ketat.

Minimnya Keterangan dalam Karya Seni

Karya aliran abstrak sering kali tidak bertujuan menceritakan sebuah kisah atau menggambarkan sebuah objek, sehingga sulit bagi penonton untuk mengidentifikasi atau menguraikan arti sebenarnya dari karya tersebut.

Tidak Terikat Pada Kaidah Seni Konvensional

Seniman abstrak bebas untuk bereksperimen dan mengeksplorasi teknik dan material apa saja dalam membuat karya seni, bahkan hingga pada penggunaan bahan-bahan tidak konvensional, seperti sampah, kayu, kaca dan sebagainya.

Seniman Penting Dalam Aliran Abstrak

Ada beberapa seniman yang penting dalam pergerakan aliran abstrak, antara lain:

Nama Seniman Asal Negara Karya Terkenal
Kazimir Malevich Rusia Karya berjudul Black Square
Wassily Kandinsky Rusia Karya berjudul Composition VIII
Piet Mondrian Belanda Karya berjudul Composition II in Red, Blue, and Yellow
Jackson Pollock Amerika Karya berjudul Number 1 (Lavender Mist)
Mark Rothko Amerika Karya berjudul Orange and Yellow

Mereka adalah seniman yang menghasilkan sejumlah karya seni yang ikonik dalam gerakan seni abstrak. Karya-karya mereka kemudian dijadikan inspirasi bagi seniman-seniman berikutnya yang terjun ke dalam gerakan seni yang sama.

Terima Kasih Telah Membaca Tentang Pengertian Aliran Abstrak

Semoga artikel ini bisa memberikan wawasan yang baru dan menambah pengetahuan kamu tentang seni rupa. Jangan lupa untuk selalu berkunjung ke website kami untuk membaca artikel-artikel menarik lainnya. Terima kasih karena sudah membaca dan sampai jumpa lagi!