Kumpulan Lagu Betawi Gambang Kromong

Kumpulan Lagu Betawi Gambang Kromong – Tidak banyak kelompok gambang kromong yang terus ikut memainkan musik tradisional yang lahir dan berkembang di wilayah Jakarta. Sifat musik modern yang semakin beragam mungkin menjadi salah satu faktor penyebabnya. Di antara beberapa kelompok yang bertahan adalah kelompok Gambang Kromong Modern Naga Sari yang dipimpin oleh Ang Kan Lan. Terletak di pinggiran kota Jakarta, khususnya di desa Jalupang, Serpong, Tangerang.

Pada tahun 2011 band Naga Sari Gambang Kromong merilis CD mereka. Album tersebut berjudul 25 Gambang Kromong Nonstop, dirilis oleh Bravo Musik & Citra Suara Sahabat. Terdiri dari 25 lagu medley yang sebagian besar populer di kalangan masyarakat, yaitu Kicir-kicir, Keroncong Kemayoran dan Jali-jali. Empat penyanyi wanita yang membawakan lagu tersebut adalah Nurlela, Eng Cuih, Sanih dan Sony. Sayangnya, tidak ada catatan nama-nama komposer dari 25 lagu tersebut.

Kumpulan Lagu Betawi Gambang Kromong

Gambang Krumong adalah jenis orkes yang menggabungkan gamelan dengan alat musik tradisional Tiongkok, seperti sukung, tahian, dan kunghein. Konon musik ini lahir dan mulai berkembang di tanah Batavia (sekarang kota Jakarta) antara tahun 1730-1740. Nama Gambang Kromong berasal dari nama dua alat musik tabuh, yaitu “Gambang” dan “The Kromong”.

Dalam Orkes Gambang Kromong Alat Musik Yang Terbuat Dari Perunggu Adalah

Atau jenis kayu lain yang menghasilkan suara lembut saat dipukul. Krumong biasanya terbuat dari tembaga atau besi, berjumlah 10 buah (sepuluh pensil). Tangga nada yang digunakan dalam Gambang Krumong adalah tangga nada pentatonik Tionghoa yang biasa disebut Selandro Tionghoa atau Mandlongan Selandro. Instrumen yang digunakan antara lain gambang, kromong, gong, kendang, suling, kekrak dan sukung, tahian atau konghain sebagai pembawa melodi.

Lagu-lagu yang dibawakan dalam musik Gambang Kromong adalah lagu-lagu yang mengandung humor, kegembiraan, dan terkadang sarkasme atau sarkasme. Lagu-lagu alternatif dinyanyikan antara pria dan wanita yang saling bertentangan. Gambang kromong merupakan salah satu musik Batawi yang sangat umum dijumpai di kawasan budaya Batawi, baik di wilayah DKI Jakarta maupun sekitarnya (Jabodetabek). Jika di daerah Betawi banyak penduduk keturunan Tionghoa, kelompok orkes Gambang Krumong juga akan muncul. Jakarta Utara dan Jakarta Barat, misalnya, memiliki kelompok gambang kromong yang lebih banyak dibandingkan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Dengan berkembangnya zaman, kesenian Betawi yang berbeda sekarang mulai berlalu karena seni modern, sehingga seni tradisional semakin populer dan tidak dicintai oleh anak muda, mereka perlu melestarikan budaya leluhur mereka. Dengan tipe yang berbeda, termasuk perkembangan teknologi, pemain Gambang Kromong harus beradaptasi untuk bertahan hidup.

Dari hasil penelitian dan penelitian di bidang ini dapat dikatakan bahwa grup musik Gambang Kromong bisa eksis saat ini, karena konsep bermainnya tidak seramai tahun 70-an. Ini karena penampilan banyak orang. Seni modern sangat berbeda sehingga seni tradisional mulai dilupakan dan juga berubah. Grup musik Gambang Kromong telah mengalami perubahan yang terlihat dari penambahan alat musik, kombinasi lagu yang dibawakan dan pemeran yang terdiri dari anak-anak hingga dewasa. Maka lahirlah “Gambang Krumong Kombinasi” atau “Gambang Krumong Modern”, yaitu sebuah orkes Gambang Krumong yang di dalamnya ditambahkan alat musik atau dipadukan dengan alat musik barat modern seperti gitar, bass, organ, saxophone, drum dan sebagainya. Hal ini mengakibatkan perubahan bariat pentatonic menjadi diatonic tanpa mengurangi keunikan bunyi gambang kromong itu sendiri. Kemajuan terjadi secara alami. Satu langkah diambil oleh kelompok Gambang Kromong Nagasari.

Penjelasan Gambang Kromong Musik Tradisional Betawi Terlengkap

Tidak mungkin untuk menghindari kemajuan zaman. Musik Gambang Kromong sangat terbuka terhadap perubahan ekonomi dan sosial masyarakat, sehingga lahirlah Gambang Kromong Modern. Gambang Kromong Modern dapat menciptakan lagu-lagu sesuai dengan kebutuhan penontonnya, seperti dangdut, keroncong, pop, gambus atau jenis musik lainnya. Ide yang sama juga harus diterapkan pada musik tradisional dari daerah lain.

Tidak banyak Gambang Kromong group yang terus berkiprah mekanan musik gucuruza yang lahir dan merkebwa di wilayah sekitar Jakarta ini. Munculnya musik modern yang semakin beragam menjadi salah satu faktor penyebaynya. Dari sediti yang masih sarah adalah band Gambang Kromong Modern Naga Sari yang dipimpin ang kan lan. Brand-brand besar berada di pinggiran Jakarta, tepatnya di Desa Jelupang Serpong Tangerang.

Pada tahun 2011 band Gambang Kromong Modern Naga Sari merilis sebuah disc dalam sunuk. Album berjud 25 Nonstop Gambang Kromong ini dirilis oleh Bravo Musik & Citra Suara Sahabat. Memuat 25 lagu campuran yang sebagian besar dikenal oleh masyarakat antara lain Kicir-kicir, Keroncong Kemayoran dan Jali-jali. Empat penyanyi yang membawakan lagu tersebut adalah Nurlela, Eng Cuih, Sanih dan Soni. Informasi tertulis Sayang tidak siapa nama-nama penkusanta 25 lagu tersebut.

Gambang Krumong adalah sejenis orkes Gamelan Hyang Mamadukan, Dagan Al-Alat Musik Tionghua, Sparti Sukung, Tehian, Dan Konghian. Diperkirakan musik ini lahir dan mulai merkaya di tanah Betawi antara tahun 1730-1740. Sabutan gambang kromong dimili dari nema dua boh alat perkosi, yaito gambang dan kromong.

Fakta Benyamin Sueb, Seniman Legendaris Betawi Yang Jadi Google Doodle

Lagu-yang diwakan pada musik gambang kromong adalah lagu-yang isinai betat irwenya, penuh gebir, dan kadang kala betat ejekan atau sindiran. Pembawaan lagunya dinyanyikan secara bergilir antara laki-laki dan perempuan sebagai lawannya. Gambang kromong merupakan musik Betawi terpopuler di kawasan budaya Betawi, baik di wilayah DKI Jakarta maupun sekitarnya (Jabodetabek). Jika lebih banyak orang Tionghoa peranakan dalam komunitas Betawi lokal, maka lebih banyak orang dalam kelompok atau kelompok. Jakarta Utara dan Jakarta Barat, misalnya, memiliki kelompok gambang kromong yang lebih banyak dibandingkan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Seiring dengan zaman, beragam kesenian Betawi kini mulai tergeser karena adanya seni modern, sehingga kesenian tradisional Xenian mulai punah dan curang dilirik oleh generasi muda, yang suridu adat nenek moyangnya. Karena berbagai pengaruh, termasuk kemajuan teknologi, praktisi Gambang Krumong harus beradaptasi untuk bertahan hidup.

Dari hasil observasi dan penelitian lapangan, dapat ditentukan bahwa grup musik Gambang Kromong masih dapat bertahan hingga saat ini, dan akibatnya tidak tampil baik pada tahun 1970-an. Hal ini dikarenakan kesenian modern yang lebih beragam, sehingga kesenian tradisional mulai dilupakan dan juga mengalami perubahan. Maka, Kelompok Musik Gambang Kromong melakukan perubahan yang bisa dilihat, ada penambahan alat musik, ada lagu pangkumbinazi yang dinyanyikan, dan pemusiknya terdiri dari anak-anak hingga orang tua. Kemudian akan ada “gambang kromong kombinasi” atau “gambang kromong modern”, yaitu gambang kromong orkes dengan instrumen yang ditambahkan atau dikombinasikan dengan instrumen modern seperti gitar, bass, organ, saksofon, kendang dan sejenisnya. Hal ini menyebabkan perubahan dari laras pentatonis menjadi diatonis tanpa mengurangi kekhasan suara gambang kromong itu sendiri. Perkembangan ini wajar dan tidak dipaksakan. Kelompok Gambang Kromong Nagasari ini juga melakukan hal yang sama.

Tidak mungkin untuk menghindari perkembangan masa depan. Musik Gambang Kromong sangat terbuka terhadap perubahan sosial ekonomi masyarakat, sehingga dapat tercipta perpaduan antara Gambang Kromong atau Gambang Kromong Modern. Gambang Kromong Kombinasi dapat menyebarkan lagu-lagu sasaai desingan ang yang seperi jenis lagu dangdut, keroncong, pop, gambus atau jenis musik lainnya. Konsep yang sama juga harus diterapkan pada musik-musik tradisi dari daerah lain Gamban Kromong adalah seni musik komersial dari Betawi, menggabungkan musik Gamelan dan musik Cina. Kesenian musik tradisional ini merupakan hasil akulturasi budaya antara budaya Tionghoa dan pribumi. Nama Gambang Krumong diambil dari nama alat musik lain yang memainkannya, yaitu Gambang Dan Krumong.

Beragam Budaya Dan Etnis Dalam Warna Warni Busana Betawi

Pada abad ke 17 banyak imigran China yang dataang ke tanah betawi dan merka svetsara tersebut ke masyarakat

Gambang kromong awalnya dimainkan dengan cara yang sama seperti Tehyan, Kongahyan dan Sukong.

Sebutan gambang kromong dimildi dari nama dua buah alat musik tabuh atau perkusi, yaitu gambang dan kromong. gambang alat musik yang dalam dari kayu yang di jejerkan sebanyak 18 bagian, sedangkan Kromong alat musik yang terbuat dari perunggu atau besi sebanyak 10 bagian.

Lagu-lagu yang diwakan pada musik gambang kromong adalah lagu-lagu yang isinya betat irwenya, penuh gebir, dan kadangkala betat ejekan atau sindiran. Pembawaan lagunya dinyanyikan secara bergilir antara laki-laki dan perempuan sebagai lawannya.

Kesenian Gambang Kromong Merupakan Contoh Dari Musik Tradisional Yang Berfungsi Sebagai

Lagu-lagu Cina masih populer dalam kesenian, seperti lagu, melodi dan lirik, seperti Kong Ji Leuk, Sip Pat Mu, Pua Si Lee Tan, Pe Fan Tao, Sit Nu Sha, Ma Kun Tai, Ku Te Fan, Cay Ku Teng, Cay Cu Siu, Lo Fuk Cen, dll.

Meng Bodhia Thiong Adalah Sangat Yang Pada Siyarkat Batawi Namun Tak Banyak Orang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Yang Dimangihan dijangami atau sebagainya.

Gambang adalah alat musik yang terbuat dari kayu khusus yang berbunyi lembut saat dipukul atau dimainkan. Bilahan gambang biasanya memiliki 18 buah dengan ukuran yang berbeda untuk membuat barang yang berbeda. Sedangkan kromung adalah alat musik yang terbuat dari perunggu. Bentuknya seperti alat Gamelan pada Biasanya jumla kromong sendiri biasanya berjumlah 10 buah (pensil sepuluh). Kromong juga merupakan alat musik yang dikan dengan cara di pukul, dan every pencon juga melikah

Lagu gambang kromong, download lagu gambang kromong, lagu gambang kromong betawi, lagu gambang kromong tangerang, gambang kromong betawi, musik betawi gambang kromong, kumpulan lagu gambang kromong betawi, alat musik gambang kromong betawi, kumpulan lagu gambang kromong, lagu gambang kromong mp3, download lagu gambang kromong betawi, lirik lagu gambang kromong