Hukum Menabung Di Bank Syariah Menurut Islam

Hukum Menabung Di Bank Syariah Menurut Islam – Mungkin hampir semua orang sudah tidak asing lagi dengan istilah bank. Apa itu bank? “Bank adalah lembaga keuangan yang fungsi utamanya menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali kepada masyarakat serta memberikan jasa lainnya” (Kasmir, 2012). Definisi lain menurut Lukman Dendawijai (2003:25) menyatakan bahwa “Bank adalah suatu jenis lembaga keuangan yang menyediakan berbagai jasa seperti pemberian pinjaman, peredaran uang dan pengendalian mata uang.

Ada banyak jenis bank, salah satunya adalah bank syariah. Pengertian bank syariah menurut ensiklopedia umum (Arab: لاسلمية البرناقية al-Mashrafiyah al-Islamiyah), yaitu sistem perbankan yang pelaksanaannya berdasarkan hukum Islam (Syariah). Pembentukan sistem ini didasarkan pada larangan dalam Islam meminjam atau mengumpulkan pinjaman dengan membebankan bunga pinjaman (riba), serta larangan berinvestasi di perusahaan yang tergolong terlarang (haram).

Hukum Menabung Di Bank Syariah Menurut Islam

Perbankan syariah adalah lembaga keuangan yang kegiatan utamanya adalah memberikan pinjaman dan jasa di bidang pembayaran dan peredaran uang yang kegiatannya sesuai dengan prinsip-prinsip hukum Islam. Berdasarkan perkataan tersebut, perbankan syariah berarti bank yang tata cara operasionalnya berdasarkan muamalah Islam, yang mengacu pada ketentuan Al-Qur’an dan Al-Hadits. Muamala adalah ketentuan yang mengatur hubungan manusia, baik pribadi maupun antara individu dan masyarakat. Mu’amalah ini meliputi bidang kegiatan jual beli (ba’e), bunga (riba), utang (qooah), gadai (rohan), transfer utang (hawalah), pembagian keuntungan dalam perdagangan (qiro’ah). ), jaminan (dhoma). ), kemitraan (shirqoh), sewa dan berburu (ijarih).

Jumlah Bank Di Dki Jakarta Tahun 2020

Bank syariah memiliki sistem operasi yang berbeda dengan bank konvensional. Bank syariah menawarkan layanan tanpa bunga kepada nasabah. Dalam sistem operasi perbankan syariah, pembayaran bunga dan penarikan dana dilarang dalam segala bentuk transaksi. Bank syariah tidak mengenal sistem bunga, baik bunga yang diterima dari nasabah yang meminjam uang maupun bunga yang dibayarkan kepada deposan di bank syariah.

Bank syariah adalah bank yang kegiatannya berkaitan dengan syariat Islam dan dalam kegiatannya tidak memungut bunga dan tidak membayar bunga kepada nasabah. Undang-undang Perbankan Syariah No. 21 Tahun 2008 menyatakan bahwa perbankan syariah adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan bank syariah dan badan usaha syariah, termasuk lembaga, kegiatan usaha, serta cara dan proses pelaksanaan kegiatan usahanya. Bank syariah adalah bank yang beroperasi berdasarkan prinsip syariah dan terdiri dari Bank Umum Syariah (BUS), Unit Usaha Syariah (UUS) dan Bank Pembiayaan Umum Syariah (BPRS).

Perkembangan industri perbankan syariah di dunia diawali dengan keinginan masyarakat di negara-negara mayoritas muslim untuk memiliki alternatif sistem perbankan syariah. Selain itu, masyarakat meyakini bahwa sistem perbankan syariah yang menerapkan bagi hasil sangat bermanfaat baik bagi nasabah maupun bank syariah.

Sahabat pasti tahu kan salah satu fungsi bank adalah tabungan? Menabung dalam perekonomian merupakan salah satu tindakan yang mempersiapkan rencana untuk masa depan, serta mempersiapkan diri untuk menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan di masa depan. Menabung berarti kita sudah memiliki persiapan untuk masa depan kita. Tabungan juga membantu kita untuk memiliki modal ketika ingin berbisnis sehingga kegiatan ekonomi kita produktif dan tabungan yang kita miliki tentunya dapat digunakan untuk memutar modal untuk kesejahteraan masa depan kita dan kesejahteraan keluarga kita.

Hadiah Riba Dari Bank Syariah

Mengenai anjuran untuk menabung, maka perlu adanya lembaga keuangan yang tidak hanya sebagai tempat menyimpan uang rakyat, tetapi juga tempat yang berfungsi untuk mencegah masyarakat khususnya umat Islam agar tidak terjebak dalam kegiatan ekonomi yang berlawanan. kepada hukum Islam. Contohnya adalah riba. Kita sebagai umat Islam harus menghindari riba karena riba jelas dilarang oleh agama. Allah SWT berfirman:

لَّذِيْنَ لُوْنَ لرِّبٰو لَ لِكَ لُوْٓ لْبَيْعُ لْبَيْعُ لُ لّٰهُ للّٰهُ ل

Artinya: “Orang yang makan riba hanya dapat bangkit menjadi orang yang kerasukan setan karena gila. Karena mereka mengatakan bahwa jual beli itu sama dengan riba. Padahal, Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Barang siapa yang mendapat peringatan dari Tuhannya, kemudian dia berhenti, maka apa yang diterima sebelumnya menjadi miliknya dan amalnya (bagi Allah). Barangsiapa mengulanginya, mereka adalah penghuni neraka, mereka akan tetap di dalamnya selamanya.” (Q.S Al-Baqarah: 275).

Oleh karena itu, salah satu solusi yang diusulkan sebagai tempat penitipan menurut syariat Islam adalah penitipan di bank syariah.

Pdf) Kepercayaan Masyarakat Menabung Pada Bank Umum Syariah

Namun kenyataannya masih ada komunitas muslim di Indonesia yang ingin menabung di bank syariah. Bahkan para ilmuwan di negeri ini masih menyimpan uangnya di bank biasa. Hal ini disebabkan kurangnya pemahaman tentang sistem operasi bank syariah, dan sistem perbankan syariah dianggap sama dengan sistem operasi bank konvensional. Artinya, masyarakat masih belum cukup terinformasi tentang transaksi menggunakan layanan perbankan syariah.

Untuk lebih jelasnya, lihat penyajian data OJK. Menurut paparan OJK, pada tahun 2017 jumlah nasabah bank syariah sekitar 15 juta, sedangkan bank konvensional sekitar 80 juta atau hanya sekitar 18,75% dari total jumlah nasabah bank syariah. Selain itu, pangsa pasar bank syariah turun lagi dari 4,8% di tahun 2016 menjadi 4,6% di tahun 2017. Data tersebut menunjukkan bahwa minat masyarakat untuk bertransaksi dengan bank syariah masih kurang. Oleh karena itu, nasabah bank syariah masih sedikit dan tertinggal jauh dari bank konvensional.

Salah satu penyebab rendahnya pangsa pasar bank syariah adalah kurangnya sosialisasi tentang perbankan syariah, sehingga masyarakat kurang memahami perbankan syariah sehingga masyarakat lebih mengenal bank konvensional dibandingkan dengan bank syariah. Selain itu, Kepala Departemen Perbankan Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ahmad Buchori mengungkapkan, rendahnya jumlah nasabah bank syariah karena banyak yang menilai bank syariah belum selengkap, modern, dan sebagus bank konvensional. . dalam hal layanan dan produk.

Tahukah Anda bahwa sebenarnya ada banyak manfaat yang bisa kita dapatkan ketika kita menabung di bank syariah? Manfaat ini meliputi:

Menabung Di Bank Konvensional Dan Syariah, Apa Perbedaannya?

Bagi nasabah yang menabung di bank syariah, seluruh dana yang disimpan dapat dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). LPS menjamin seluruh kegiatan perbankan dalam bentuk tabungan, giro atau deposito. Oleh karena itu, kita tidak perlu lagi khawatir kehilangan dana jika terjadi kebangkrutan atau risiko kerugian lainnya. Hebatnya lagi, LPS ini juga aktif mempromosikan stabilitas sistem perbankan syariah di Indonesia agar bisa bersaing dengan bank konvensional lainnya.

Untuk memudahkan transaksi keuangan nasabahnya, bank syariah juga melengkapi layanan internet banking. Artinya sebagai pelanggan, kita tetap bisa mentransfer uang, membayar tagihan, melakukan pembelian atau transaksi lainnya kapan saja, di mana saja hanya dengan gadget dan koneksi internet. Meski terlihat seperti hal kecil, ternyata kemampuan ini sangat bermanfaat bagi pelanggan, apalagi di era digital saat ini yang serba serba cepat.

Sementara bank konvensional menerapkan sistem bunga, di bank syariah kita akan mengenal sistem pembagian keuntungan menurut hukum Islam. Artinya, keuntungan dihitung berdasarkan pendapatan bank. Artinya, semakin tinggi pendapatan bank syariah, semakin tinggi bagi hasil yang akan diterima nasabah. Hal ini sangat berbeda dengan sistem bunga bank yang ditentukan oleh dana bank.

Kita tidak perlu khawatir dengan biaya administrasi bulanan seperti saat kita menabung di bank biasa. Hal ini dikarenakan nasabah bank syariah tidak dikenakan biaya administrasi, meskipun nasabah memiliki saldo minimal. Hal ini tentunya akan mempermudah nasabah yang dapat menyetorkan uang dalam jumlah kecil setiap bulannya. Dengan begitu, nilai tabungan tidak akan berkurang karena tidak ada biaya administrasi yang harus dikeluarkan nasabah dalam tabungan syariah.

Trickle Down Economic, Atribut Produk Bank Syariah Dan Going Concern Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah

Kelebihan menabung di bank syariah yang patut kita perhatikan adalah tersedianya produk-produk menarik yang tidak tersedia di bank konvensional. Misalnya tabungan haji dan umroh, wakaf, tabungan qurban, deposito syariah. Pertumbuhan ekonomi adalah perkembangan kegiatan dalam perekonomian yang menyebabkan bertambahnya barang dan jasa yang diproduksi dalam masyarakat. Pertumbuhan ekonomi adalah peningkatan produk domestik bruto atau produk nasional bruto riil. Produk-produk inovatif bank syariah berupa Rekening Perantara Terbatas Syariah (SRIA) yang berbeda dengan bank konvensional diharapkan dapat menjadi game-changer karena membuka peluang investasi bagi usaha mikro, kecil dan menengah dengan berperan sebagai seorang manajer investasi. karena investor sebenarnya adalah investor SRIA itu sendiri. dengan atribut produk yang berbeda dalam meningkatkan peran bank syariah dalam meningkatkan perekonomian rakyat, sehingga keberadaan bank syariah dengan atribut produk merupakan mitra yang saling membutuhkan dan menguras perekonomian untuk memberikan peluang bagi entitas ekonomi dalam meningkatkan kesejahteraan. Usaha mikro, kecil dan menengah akan mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, sehingga mengurangi pengangguran. pada saat yang sama, jika pengurangan pengangguran mengarah pada pengurangan kemiskinan, itu karena angkatan kerja yang dipekerjakan oleh usaha mikro, kecil dan menengah akan mendapatkan keuntungan. peningkatan pendapatan pada gilirannya akan mendorong konsumsi nasional untuk merangsang produksi yang lebih besar dan meningkatkan pendapatan nasional sehingga proses pembangunan dapat berlanjut dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.

Pertumbuhan ekonomi adalah perkembangan kegiatan dalam perekonomian, yang menentukan pertumbuhan barang dan jasa yang diproduksi dalam masyarakat. Pertumbuhan ekonomi adalah peningkatan GDP riil atau GDP. Produk-produk inovatif bank syariah berupa:

, karena akan membuka peluang investasi di UKM

Hukum forex menurut islam, hukum aqiqah menurut islam, bank syariah menurut islam, menabung di bank syariah, cara menabung di bank syariah, hukum bekerja di bank syariah menurut islam, keuntungan menabung di bank syariah, hukum bank syariah menurut islam, hukum deposito di bank syariah menurut islam, hukum bunga bank syariah menurut islam, bank syariah islam, menabung di bank menurut islam