Hikmah Dibalik Kisah Nabi Ibrahim

Hikmah Dibalik Kisah Nabi Ibrahim – Waktu Idul Adha tidak terbatas pada ritual ibadah berupa kurban dan haji. Selanjutnya, contoh kecintaan Nabi Ibrahim kepada keluarganya adalah teladan bagi umat Islam yang bertaqwa. Bukan hanya cinta, tetapi juga pengorbanan dan kesalehan.

Secara historis, Nabi Ibrahim membawa istrinya Siti Hajar dan putranya Ismail ke gurun tandus dan kering; tanpa air dan tumbuh-tumbuhan. Hajar harus menghidupi anaknya dalam batas menyusui. Namun, semua keadaan tersebut tidak menyurutkan kecintaan Hajar. Dengan rasa rendah hati, Hajar tetap bersyukur. Jika Anda seorang Hajar, apa yang akan Anda lakukan?

Hikmah Dibalik Kisah Nabi Ibrahim

Tanpa rasa syukur, pertumbuhan cinta tidak berarti apa-apa. Tuhan justru menambah kenikmatan cinta jika dilandasi dengan rasa syukur. Orang yang tahu cara bersyukur selalu merasa aman dan nyaman, bahkan di saat-saat sulit.

Kisah Nabi Ibrahim As Yang Tak Hangus Dibakar Api

Namun, sepertinya syukur saja tidak cukup, bukti dan kerja keras atau usaha juga diperlukan. Dalam batas kemampuannya, Hajar berlari tujuh kali untuk mendapatkan sumber air. Nikmatnya manisnya cinta jauh lebih terasa ketika kamu lelah berjuang dan bersabar untuk menemukannya.

Bergandengan tangan mengikat cinta menjadi jauh lebih kuat dari sebelumnya. Cinta tanpa bukti tindakan, semuanya sia-sia.

Setelah merasa bersyukur, dia berjuang, terakhir dia berdoa. Penciptaan cinta abadi dan manfaatnya dapat dirasakan oleh semua orang, harus dilandasi dengan doa.

Berkat doa Nabi Ibrahim, tanah yang dulunya tandus, kering dan gersang kini berubah menjadi tanah yang makmur dan aman. Kemenangan kota Makkah kini menjadi bukti bahwa Allah menjawab doa para hamba yang memiliki cinta yang luar biasa.

Pelajaran Dari Kisah Nabi Ibrahim Alaihisalam

Nafsu menjadi penarik pertama runtuhnya cinta. Meskipun Nabi Ibrahim sangat mencintai putranya Ismail, hal ini tidak membuatnya buta dan durhaka terhadap perintah Allah. Kecintaannya kepada Allah jauh lebih besar sehingga rasa syukur dan perjuangan yang diikuti dengan doa menjadi ketaatan Nabi Ibrahim ketika dia memenuhi perintah Allah untuk mengorbankan putranya Ismail. Ismail berkata tanpa ragu sedikit pun, “Ayah, penuhi perintah Allah. Insya Allah, Anda akan melihat saya sebagai salah satu orang yang sabar, memang saya anak Anda Ismail.”

Saat ini, godaan cinta bisa datang dalam bentuk apapun. Lemahnya cinta seseorang diuji oleh nafsu yang ada dalam dirinya. Tentu kita tidak bisa menghilangkan nafsu, tetapi iman bisa menjadi pedoman terbaik.

Pada akhirnya, penyerahan diri kepada Allah, Pemberi Cinta, menjadi bukti cinta sejati. Nabi Ibrahim menunjukkan kecintaannya kepada Allah dengan berserah diri untuk mengorbankan anaknya agar Allah menggantinya dengan hewan qurban. Sebenarnya cinta itu tidak dipaksakan, tapi ketulusan adalah kunci awal tumbuhnya cinta, yang jauh lebih besar dari cinta pada makhluk.

Idul Adha bukan sekedar ritual ibadah. Di sana kita bisa mengambil banyak pelajaran dari sejarah Islam tentang perlunya merenungkan makna ikhlas, pengorbanan, takwa dan cinta sejati. Pengorbanan demi orang tersayang.

Kisah Hikmah Klasik (3): Alasan Kenapa Nabi Ibrahim Diperintah Menyembelih Putranya

Pengorbanan dimulai dengan perintah Allah kepada Nabi Ibrahim untuk menyembelih anaknya. Nabi Ibrahim menerima perintah itu dalam mimpi.

Nabi Ibrahim kemudian mewariskan perintah tersebut kepada anaknya. Kemudian mereka mematuhi perintah itu. Saat qurban, Allah mengganti anak dengan kawanan besar., Jakarta – Sering kita dengar ungkapan “usaha tidak mengecewakan”. Angka tersebut mendefinisikan jika seseorang siap untuk berusaha keras dan berusaha untuk melakukan yang terbaik, maka ia dapat mencapai hasil yang baik seperti halnya mereka yang mencoba hanya setengah jalan.

Namun ternyata Allah hanya ingin kita berusaha tanpa memikirkan hasil apa yang akan kita dapatkan, seperti kisah katak yang diceritakan dalam Tafsir al-Qurtub.

Dalam tafsir ini, ketika Raja Namrud hendak membakar Nabi Ibrahim (sebagaimana diriwayatkan dalam Sahih Bukhari), katak tidak tega melihat Nabi diperlakukan seperti ini.

Cerita Kisah Nabi Adam Singkat

Katak itu menyadari bahwa tidak ada yang bisa dia lakukan, dia tidak bisa berbuat banyak untuk menyelamatkan Nabi, yang bisa dia lakukan hanyalah pergi ke tepi sungai dan memasukkan air ke mulutnya. Bagaimanapun, katak tidak dapat memadamkan api dan menyelamatkan Nabi Ibrahim, meskipun Allah tetap membela kekasihnya.

Katak itu melompat dari tepi sungai ke tempat Nabi sedang merokok, lalu memercikkan air dan melakukannya berkali-kali.

Tapi di sisi lain, Allah melihat kesulitan. Allah melihat usaha hamba kecilnya, Allah melihat cinta katak yang besar kepada Ibrahim dan niatnya untuk menyelamatkan nabi.

Maka jangan heran jika kita menemukan lebih banyak hadits yang melarang membunuh katak sampai akhir zaman. Abdurrazaaq rahimahullah dalam kitab Al-Mushannaf Rasulullah SAW bersabda:

Jual Kisah Abadi Nabi Ibrahim As

Berilah perlindungan kepada katak (jangan dibunuh), karena suara yang didengarnya adalah tasbih, taqdis, dan takbir. Sesungguhnya hewan meminta izin kepada Tuhannya untuk memadamkan api dari Nabi Ibrahim, maka dibolehkan katak. Kemudian api menimpanya, maka Allah mengganti panasnya api dengan air.” (HR. Anas bin Malik, Sahih, Abu Sa’id Ash-Syaamiy Ibrahim bin Abi ‘Ablah dan Abaan bin Shaalih, keduanya tsiqah).

“Jangan membunuh katak karena suaranya adalah tasbih, dan jangan membunuh kelelawar karena ketika Bait Maqdis dihancurkan, dia berdoa: ‘Tuhan, beri aku kekuatan atas lautan agar aku dapat menenggelamkan mereka’. (HR). Baihaqi)

Sebuah tindakan kecil yang dilakukan oleh katak ternyata menjadi pahala yang sangat besar. Sebagaimana Allah berfirman:

Allah sangat menghargai usaha hamba-Nya, mungkin bagi kita itu adalah perbuatan kecil yang tidak membawa hasil. Tapi Allah benar-benar menghargai ini dan pasti Allah akan membalas perbuatan Anda.

Khutbah Jumat: Hikmah Peristiwa Isra Mi’raj & Pelajaran Penting Kisahnya

Jika Anda ingin tahu lebih banyak konten, ikuti dan berlangganan akun media sosial di bawah ini. Dalam Surah Ibrahim ayat 37, yaitu doa Ibrahim yang dibacakan sesaat setelah meninggalkan Hajar & Ismail, nama Hajar dalam ayat tersebut tidak disebutkan secara langsung, melainkan secara tersirat.

Jika ingin mencari contoh sebuah keluarga, ambillah contoh keluarga Ibrahim karena keluarga ini adalah keluarga terbaik pada masanya. Termasuk belajar tentang kisah pertempuran antara Hajar dan ibunda Ismail.

Hajar secara fisik jauh dari Ibrahim (yaitu antara Mekah dan Palestina). Namun, karena cinta dan ketakwaan di antara keduanya begitu besar, mereka bersatu secara spiritual dalam kepercayaan mereka kepada Allah.

Menurut sebagian ulama, Hajar adalah putri raja Mesir. Dia adalah saudara perempuan Pangeran Senusret, yang menjadi raja pertama yang memerintah Mesir.

Jual Kisah Kisah Nubuat Dari Nabi Berdasarkan Riwayat Riwayat Sahih Dan Diperkaya Hikmah Di Balik Kisah Penerbit Ummul Qura

Kemudian, sampai suatu hari ketika Hexos menyerbu Mesir, Senusre terbunuh dan Hajar dijadikan budak. Raja baru ini sangat menyukai wanita. Namun, dia selalu tidak bisa mendekati Hajar karena setiap kali dia mendekati Hajar, akan ada getaran misterius (seperti halnya Sarah, setiap kali raja tiba-tiba ingin menyentuhnya, tangannya tidak bisa bergerak)

Karena kesamaan mereka sebagai “wanita yang dijaga”, raja Mesir memberikan Hajar kepada Sarah sebagai hadiah.

Pandangan lain dari beberapa komentator lain adalah bahwa Hajar memang seorang budak sejak awal, bukan anak seorang raja. Ini juga cerita israiliyat yang sering kita dengar.

Namun yang perlu ditekankan dan diingat adalah bahwa terlepas dari pendapat, terlepas dari apakah Hajar adalah putri mahkota atau budak, Hajar adalah wanita bangsawan, tidak peduli dari mana asalnya.

Ambil Hikmahnya, Dibalik Musibah Virus Corona

Al-Qurtubi menjelaskan bahwa maksud dari hadits di atas adalah bahwa keturunan Nabi dari Adam adalah perkawinan, baik ayah maupun ibu tidak melakukan zina.

“Sesungguhnya Allah memilih Kinanah dari kalangan keturunan Ismail, dan Allah memilih Quraisy dari kalangan keturunan Kinanah, dan dari Quraisy Allah memilih Bani Hasyim, dan dari Bani Hasyim Allah memilih yang terbaik, yaitu Rasul-Nya, Shallallaahu sallam’ alaihi.

Dan dalam riwayat lain tertulis: “Keturunan Adam yang terbaik adalah Ibrahim dan kemudian Dia menjadi kekasih-Nya, dari keturunan Abraham Allah memilih Ismail, dari keturunan Ismail Allah memilih Mudhor, dan dari Mudhor Allah memilih Kinana dan Qinanah. Allah memilih Quraisy, dan dari Quraisy Allah memilih Banu Hashim dan Allah Banu Hashim memilih Muhammad.

Maka tidak diragukan lagi bahwa Hajar adalah seorang wanita istimewa yang dipersiapkan untuk seorang pria yang mulia dan melahirkan keturunan yang mulia. KEBERANGKATAN HAJAR DALAM KELUARGA IBRAHIM

Hikmah Dibalik Nuzulul Quran

Ibrahim dan Sarah Hijra di tanah Mesir, mereka pergi ke sebuah kota yang diperintah oleh seorang raja yang kuat, raja mengeluarkan perintah bahwa seorang wanita dengan saudara laki-lakinya tidak boleh diganggu dan dia mungkin dibawa jika dia bersamanya. suaminya atau ayahnya Jadi ketika mata-mata raja mendengar tentang kedatangan Abraham dan Sarah, mereka mengatakan bahwa seorang wanita yang sangat cantik telah datang dan bahwa tidak ada yang layak untuk suaminya selain raja. Jadi raja meminta agar mereka dibawa kepadanya. Ketika raja memanggil Ibrahim dan menanyakan apa hubungannya dengan Sarah, Ibrahim menjawab bahwa Sarah adalah saudara perempuannya. Kemudian Ibrahim kembali ke rumahnya dan memberi tahu Sarah bahwa dia memberi tahu raja “bahwa kamu adalah saudara perempuanku” dan jangan katakan padanya kebohonganku, karena memang di dalam Kitab Allah kamu adalah saudara perempuanku (dalam Islam),” katanya kepada Ibrahim . .

Sarah kemudian mengadu kepada Allah Subhanallahu wa ta’ala. Dia membungkuk dan membungkuk dan kemudian meratap kesakitan. Dia meminta perlindungan kepada Allah. “Ya Allah, jika Anda tahu bahwa saya percaya pada Anda dan utusan Anda dan Anda tahu bahwa saya melindungi kehormatan saya untuk suami saya, maka jangan biarkan raja kafir memerintah saya,” kata Sarah sambil menangis.

Kemudian Sarah bertemu dengan raja. Melihat kecantikannya, timbul nafsu dalam dirinya. Berkali-kali raja ingin menyentuh Sarah, tetapi tangannya terasa lumpuh dan tidak bisa digerakkan. Tangannya terlipat di dada.

Lalu ia berkata kepada Sarah, “Aku berjanji tidak akan menyusahkanmu. Mintalah pada Tuhanmu untuk melepaskan tanganku. Sungguh, aku tidak akan menyakitimu.” Sarah berdoa lagi, “Ya Allah, jika apa yang dia katakan itu benar, lepaskan tangannya.”

Tengok Kisah Pengorbanan Nabi Ibrahim As

Allah Ta’ala menjawab doanya. Tangan raja dilepaskan dan dia pulih dari kekakuan di tubuhnya. Namun, dia mengingkari janjinya. Dia menoleh ke Sarah ketika lengannya bisa bergerak lagi. Hal yang sama terjadi lagi

Kisah nabi ibrahim, hikmah kisah nabi ibrahim dan ismail, kisah nabi ibrahim singkat, kisah teladan nabi ibrahim, hikmah kisah nabi ibrahim, cerita kisah nabi ibrahim, kisah nabi ibrahim as, kisah tentang nabi ibrahim, hikmah dari kisah nabi ibrahim, hikmah kisah nabi yunus, kisah nabi ibrahim dibakar, hikmah kisah nabi ibrahim mencari tuhan