Hai Dalam Bahasa Jepang

Hai Dalam Bahasa Jepang – Secara umum, cara yang benar untuk mengatakan “halo” dalam bahasa Jepang adalah “ogenki desu ka”. Namun, pada kenyataannya kata “ogenki desu ka” tidak banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari di Jepang sehingga tidak sering digunakan sama dengan “apa kabar?” dalam bahasa Inggris atau “apa kabar?” dalam bahasa Indonesia. Jadi bagaimana cara atau situasi ketika mengatakan “apa kabar?” di Jepang?

Bagaimana mengatakan “Apa kabar” dalam bahasa Jepang Ucapkan “Ogenki desu ka” dan “Halo, okage sama de genki desu” dengan sopan

Hai Dalam Bahasa Jepang

Sebagai sapaan, ungkapan “ogenki desu ka” digunakan untuk menanyakan keadaan orang lain secara formal seperti “apa kabar?” dalam bahasa Indonesia. Namun, penggunaan “ogenki desu ka” sangat terbatas dan tidak selalu sama dengan “apa kabar?” dalam bahasa Indonesia.

Channel Youtube Kalau Ingin Belajar Bahasa Jepang • Seputar Beasiswa

Pada dasarnya, “ogenki desu ka” hanya dapat digunakan oleh orang yang sudah lama tidak bertemu dengan pembicara. Sementara itu, “hai, okagesama de genki desu” atau “hai, okage sama de” digunakan sebagai jawaban untuk “ogenki desu ka”.

Namun pada kenyataannya, sebagian besar kata “ogenki desu ka” hanya digunakan sebagai sapaan saat menulis surat, e-mail, dll (jarang digunakan dalam percakapan sehari-hari). Selain itu, tuturan ini dapat digunakan oleh penutur kepada orang umum atau orang tidak khusus melalui percakapan satu arah seperti acara TV, pidato, dll. Di sisi lain, tidak tepat menggunakan sapaan ini dengan orang yang sering bertemu dengan pembicara, seperti teman sekolah, rekan kerja atau anggota keluarga yang tinggal di rumah.

Secara harfiah, awalan “o” dalam “ogenki desu ka” digunakan untuk menyederhanakan kata “genki” yang berarti “halo”. “Desu” juga berfungsi untuk menunjukkan rasa hormat kepada orang lain sehingga ucapan ini dapat digunakan sebagai sapaan yang sopan.

Kata “ogenki deshita ka” adalah bentuk lampau dari kata “ogenki desu ka”. Sapaan “ogenki deshita ka” juga digunakan untuk menanyakan status rekan kerja yang sudah lama tidak bertemu secara resmi dengan pembicara. Perbedaan antara “ogenki deshita ka” dan “ogenki desu ka” adalah waktu dan situasi. Biasanya, “Ogenki deshita ka” digunakan untuk menanyakan status pasangan sampai pembicara dan pasangan bertemu pada waktu tertentu di masa lalu. Juga, biasanya “ogenki deshita ka” diucapkan langsung kepada lawan bicara dalam percakapan. Di sisi lain, “ogenki desu ka” menanyakan situasi saat pembicara bertemu orang lain, atau “ogenki desu ka” sering digunakan dalam tulisan seperti surat.

Detail Hai Bahasa Jepang Koleksi Nomer 33

Gunakan “bok, okage sama de” yang berarti “ya, terima kasih atas anugerah Tuhan” sebagai jawaban atas “ogenki deshita ka” dan “ogenki desu ka”.

Kata-kata “ohisashiburi desu” diucapkan ketika pembicara bertemu dengan orang lain yang sudah lama tidak bertemu dengannya. “Ohisashiburi desu” mengungkapkan kebahagiaan ketika pembicara bertemu orang lain. Sapaan ini biasanya diasosiasikan dengan ungkapan “ogenki deshita ka” yang menanyakan status lawan bicaranya sebagai sapaan “apa kabar” seperti “おひさしぶりです、お元旰しでたか () ohisashiburi deshita berkata “sudah lama kita tidak bertemu, apa kabar?”

Secara harfiah, awalan “o” dalam “ohisashiburi desu” digunakan untuk melunakkan kata “hisashiburi” yang berarti “lama tidak bertemu”. Sementara itu, “desu” juga menunjukkan rasa hormat kepada orang lain sehingga ucapan ini dapat digunakan sebagai sapaan yang sopan.

Pepatah “gobusata shite orimasu” juga digunakan ketika pembicara bertemu dengan seseorang yang sudah lama tidak bertemu dengannya. “Gobusata shite orimasu” menunjukkan permintaan maaf ketika pembicara bertemu orang lain karena pembicara sudah lama tidak bertemu orang lain. Sapaan ini termasuk bahasa yang sopan, sejenis bahasa yang mencela diri sendiri, sehingga cocok digunakan dengan orang yang lebih tua dari pembicara, memiliki status yang lebih tinggi dari pembicara, orang yang dihormati pembicara, atau yang berbisnis.

Arti Kata Hai (はい) Dalam Kamus Jepang Indonesia. Terjemahan Dari Bahasa Jepang Ke Bahasa Indonesia

Pada dasarnya, “oisashiburi desu” dan “gobusata shite orimasu” dapat digunakan dengan sopan untuk mengatakan “lama tidak bertemu”. Namun, secara umum, “oisashiburi desu” lebih cenderung diucapkan oleh orang yang setingkat dengan penutur atau lebih rendah dari penutur, meskipun umumnya digunakan. Sebaiknya tidak mengatakan “oisashiburi desu” kepada orang yang statusnya lebih tinggi dari pembicara karena ada kata lain yang lebih tepat daripada “oisashiburi desu”.

Di sisi lain, “gobusata shite orimasu” termasuk bahasa sopan, semacam bahasa yang mencela diri sendiri, sehingga harus digunakan untuk orang yang lebih tua dari pembicara, memiliki status lebih tinggi dari pembicara, orang yang dihormati pembicara, atau khususnya. dalam dunia bisnis.

“Genki?” sapaan informal “ogenki desu ka?” yang menanyakan status pasangan “apa kabar?” dalam bahasa Indonesia. Demikian pula, “genki datta?” juga sapaan informal “ogenki deshita ka” yang merupakan bentuk lampau dari “ogenki desu ka?”. “Genki?” dan “genki datta?” keduanya sering digunakan dalam percakapan dan tulisan mesra saat menyapa orang yang sudah lama tidak bertemu. Maknanya hampir sama dengan “genki desuka” dan “ogenki deshita ka”. Namun, kedua sapaan ini hanya dapat digunakan oleh orang-orang yang merupakan kerabat dekat pembicara seperti teman sekolah, rekan kerja, dll yang sudah lama tidak bertemu karena berbagai alasan seperti sakit, pindah ke tempat lain, dll, atau terutama dengan teman lama seperti lulusan sekolah, mantan rekan kerja, mantan pacar yang sudah lama tidak bertemu dengan pembicara. Namun, “genki?” dan “genki datta?” Tidaklah tepat mengatakan kepada orang yang lebih tua dari pembicara, orang yang statusnya lebih tinggi dari pembicara, orang yang tidak mengenal pembicara, atau orang yang sering bertemu dengan pembicara.

“Hisashiburi” adalah sapaan informal “ohisashiburi desu” yang diucapkan saat menyapa orang yang sudah lama tidak bertemu dengan pembicara. Karena “hisashiburi” adalah bentuk informal dari “ohisashiburi desu” dan memiliki kesan ramah, maka hanya dapat digunakan dengan orang-orang yang merupakan kerabat dekat si pembicara, seperti teman sekolah, rekan kerja, dan orang lain yang belum pernah melihat si pembicara di sementara waktu. Sudah lama. Di sisi lain, “hisashiburi” tidak cocok untuk orang yang usia/statusnya lebih tinggi dari pembicara atau orang yang tidak akrab dengan pembicara.

Belajar Bahasa Jepang Archives — Les Bahasa Jepang Megumi Center

Kata “saikin doo” dikatakan menanyakan dengan ramah bagaimana keadaan pasangannya baru-baru ini. “Apakah kamu Saika?” Ini juga informal dan hanya dapat digunakan oleh orang-orang yang dekat atau mengenal pembicara dengan baik. Di sisi lain, “saikin doo” tidak cocok untuk orang yang usia/statusnya lebih tinggi dari pembicara atau orang yang tidak akrab dengan pembicara.

Secara harfiah, kata keterangan waktu “saikin” berarti “baru-baru ini”, sedangkan kata tanya “dou” berarti pertanyaan “bagaimana?”. Selain itu, terjemahan yang benar untuk “saikin dou” dalam bahasa Inggris adalah “Selamat pagi” untuk orang Jepang sangat penting dan sebenarnya yang paling banyak digunakan di antara salam seperti “Konnichiwa (Selamat siang)”, “Konbanwa (Selamat malam)”, “Ogenki desu” ka (Apa kabar)” dll. Misalnya, ketika mereka bangun di pagi hari atau bertemu orang lain, orang Jepang terbiasa mengucapkan “selamat pagi” satu sama lain setiap kali bertemu setiap pagi, baik di lingkungan keluarga, baik di sekolah, kantor atau tempat lain di beberapa tempat adalah kegiatan yang berbeda karena menyapa di pagi hari dianggap sebagai bahasa yang sangat penting dan berguna yang menjadi dasar atau akar komunikasi atau bisa disebut kunci kesuksesan dalam hidup. Dalam pelajaran ini, kita akan mempelajari berbagai variasi ucapan “selamat pagi” dalam bahasa Jepang di setiap situasi, serta menjelaskan budaya dan latar belakang ucapan “selamat pagi”.

Mengatakan “おはよう (Ohayou)” atau “おはようあます (Ohayou gozaimasu)” adalah salam paling dasar untuk mengatakan “selamat pagi” dalam bahasa Jepang. Biasanya, dua sapaan ini digunakan saat bertemu orang lain di pagi hari. (kurang lebih pukul sebelas atau paling lambat pukul dua belas) Perbedaan penggunaan antara “ohayou gozaimasu” dan “ohayou” adalah perbedaan hubungan antara pembicara dan lawan bicara (“selamat pagi” diucapkan oleh siapa) . Penjelasan lebih rinci berikut.

“Ohayou gozaimasu” adalah sapaan pagi yang sopan. Pada dasarnya, “Ohayou gozaimasu” dapat diucapkan kepada siapa saja, termasuk guru, majikan, pengunjung, tetangga, atau di tempat-tempat umum seperti sekolah, kantor, tetangga, internet, dan umumnya tempat umum lainnya selama pembicara mau. Oleh karena itu, jika “selamat pagi” diucapkan oleh orang terkenal seperti guru, bos, pengunjung, atau dia lebih tua dari pembicara, “Ohayou gozaimasu” seharusnya paling tepat. (tidak ada pilihan selain “ohayou gozaimasu”) Namun, jika Anda merasa bahwa Anda berada pada level yang sama dengan seseorang, atau jika level kehidupan Anda berada pada level yang sama dengan orang yang Anda ajak bicara, Anda harus mengatakan “Ohayou.” bukannya “Ohayou gozaimasu” . Penjelasan lebih rinci tentang “ohayou” adalah sebagai berikut.

Apa Arti Kiyomasa Nande Nande Baka Gambare Gambare Dalam Bahasa Gaul, Ini Penjelasannya

“Ohayou”, yang merupakan sapaan singkat, serta bahasa informal “ohayou gozaimasu”, digunakan untuk sapaan akrab dalam pertemuan pagi. Umumnya, kata “ohayou” digunakan di antara teman, anggota keluarga, atau orang-orang yang berpangkat lebih tinggi daripada mereka yang statusnya lebih rendah atau sederajat, terutama ketika si pembicara merasa dekat dengan lawan bicaranya. Di sisi lain, “ohayou” tidak sesuai untuk orang yang harus dihormati oleh pembicara, seperti guru, atasan, tamu, atau lebih tua dari pembicara.

Ketika seorang pembicara mengatakan “ohayou gozaimasu” kepada orang lain, orang lain juga menanggapi dengan kata “ohayou gozaimasu” atau “ohahyou”, tergantung pada hubungan antara pembicara dan orang lain. Sebagai contoh,

Sebaliknya, ketika seorang pembicara mengatakan “ohayou” kepada orang lain, lawan bicara tersebut merespon dengan kata “ohayou gozaimasu” atau “ohahyou”, tergantung pada hubungan antara pembicara dan lawan bicaranya.

Biasanya “ohayou gozaimasu” dan “ohayou” diucapkan di pagi hari. Namun, ada juga beberapa “ohayou gozaimasu” dan “ohayou” yang digunakan di luar di pagi hari.

Bahasa Jepang Sehari Hari

Orang Indonesia mengucapkan “selamat pagi” setelah 24 jam. Namun, orang Jepang menggunakan “ohayou gozai-masu” atau “ohayou” sejak mereka bangun. Misalnya, orang Jepang yang baru bangun tidur juga akan mengatakan “ohayou” kepada orang lain. Sementara itu, pada tengah malam 24 jam kemudian, Jepang pergi

Kuch kuch hota hai bahasa indonesia, baca komik hai miiko bahasa indonesia, baca komik hai miiko online bahasa indonesia, hai dalam bahasa korea, film kuch kuch hota hai bahasa indonesia, dil hai tumhara full movie bahasa indonesia, kata hai dalam bahasa jepang, film dil hai tumhara bahasa indonesia, hai dalam bahasa arab, bahasa jepang hai, hai dalam bahasa cina, hai miiko read online bahasa indonesia